26.4 C
Indonesia
Kam, 22 Februari 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Kamis, 22 Februari 2024 | 19:26:27 WIB

    Pawang Ular di Sumedang Meninggal Akibat Gigitan King Kobra Setelah Pertunjukan

    spot_img

    Sumedang | VoA Pawang Ular di Kabupaten Sumedang, telah meninggal dunia Akibat Gigitan King Kobra Setelah Pertunjukan. Insiden ini terjadi saat ia sedang melakukan pertunjukan ular dalam acara perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-78.

    Individu yang menjadi korban bernama Rosandi Maulana (63), sering disebut juga dengan sebutan Bah Kobra. Peristiwa ini terjadi di Desa Bantarmara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang pada malam Jumat (18/8/2023).

    Andrian Saputra (29), Ketua Paguyuban Seni Cisarua, menjelaskan bahwa Rosandi mengalami gigitan ular king kobra sekitar pukul 22.00 WIB.

    Baca juga:  Samsat Depok II Cinere Gelar Program Pemutihan Pajak, Cek Batas Waktunya di Sini!

    “Pada saat itu, Rosandi sedang mempertunjukkan seni ularnya dalam rangka merayakan HUT ke-78 Republik Indonesia di Desa Bantarmara,” ungkap Andrian kepada VoA setelah prosesi pemakaman di TPU Desa Cisarua, Sabtu (19/8/2023).

    Dalam informasi yang diterimanya, Rosandi tergigit di lengan kiri selama pertunjukan sedang berlangsung.

    Ular king kobra yang menggigit Rosandi memiliki ukuran sekitar 3,5 meter dan berat sekitar 8 kilogram. Ular king kobra tersebut dikabarkan baru saja ditangkap.

    Baca juga:  SIT Ruhama Depok, Menghafal Al-Qur'an Tanpa Mondok

    “Ular yang menggigitnya diyakini sebagai ular yang baru-baru ini ditangkap di sekitar daerah Cisarua. Jadi, ular yang ia perlihatkan dalam pertunjukan adalah ular yang baru ditangkap,” terang Andrian.

    Setelah mengalami gigitan ular, Rosandi segera menghentikan pertunjukannya. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Sumedang, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

    “Setelah tergigit ular, korban langsung dilarikan ke RSUD Sumedang atas bantuan cepat dari pihak puskesmas dan Satpol PP. Namun, sayangnya nyawa Rosandi tidak dapat dipertahankan dan ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 12.00 malam lebih sedikit,” papar Andrian.

    Baca juga:  Pembina PWRI Soroti Mangkraknya Proyek Hotel Sayaga di Bogor

    Andrian menyampaikan bahwa kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi teman-teman, tetangga, dan semua orang yang mengenalnya. Hal ini disebabkan oleh sifat sosial yang sangat tinggi yang dimiliki almarhum.

    “Almarhum bukan hanya aktif dalam seni dan budaya, tetapi juga di pemerintahan tingkat kecamatan. Sosok almarhum dikenal memiliki semangat sosial yang sangat tinggi,” tambahnya. (lh)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    eSIM XL Tidak Ada Layanan, Solusi Mengatasinya

    Di era digital ini, kemajuan teknologi semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Salah satu perkembangan terbaru adalah penggunaan eSIM, yang...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Depok | VoA - Setelah mendapatkan perawatan di rumah, kondisi Solihin korban penganiayaan pengusaha konveksi (Joni) semakin memburuk. "Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah...

    Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

    Jakarta | VoA - Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI,...

    Dampak Kekecewaan Konsumen Terhadap Pembangunan Perumahan PT Rumahku Surgaku Berbuntut Gugatan ke Pengadilan

    Tangerang | VoA - Pembangunan perumahan yang dipasarkan oleh PT Rumahku Surgaku melalui PT Fidemarko Maruchi Perkasa menimbulkan gelombang kekecewaan di kalangan konsumen. Ketidakpuasan...

    Akhirnya Bawaslu Sultra Beli Rekomendasi 19 PSU dan 2 PSL

    Kendari | VoA –Akhirnya Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat, ada 19 rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan dua Pemungutan Suara...
    Berita terbaru
    Berita Terkait