29.4 C
Indonesia
Kam, 13 Juni 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.4 C
Indonesia
Kamis, 13 Juni 2024 | 14:44:21 WIB

    Samsat Depok II Cinere Gelar Program Pemutihan Pajak, Cek Batas Waktunya di Sini!

    spot_img

    Depok | VOA – Samsat Depok II Cinere memberikan kesempatan emas kepada masyarakatnya untuk membayar pajak kendaraan tanpa beban denda dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua (BBNKB II) melalui program pemutihan yang telah diperpanjang hingga 16 Desember 2023.

    Kepala Pusat Samsat Depok II Cinere, Enih Srimurni, mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan kesempatan ini. “Ayo masyarakat yang belum melakukan balik nama kendaraan, untuk memanfaatkan program ini. Periode pembayaran diperpanjang mulai 16 Oktober hingga 16 Desember 2023. Bebas Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua dan seterusnya,” ujarnya di kutip pada Sabtu (11/11/2023)

    Baca juga:  Ramadhan 1445 H, Tarhib dan Kebersamaan di Keluarga SIT Ruhama Depok

    Program ini tidak hanya menawarkan pembebasan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua, tetapi juga memberikan keringanan untuk tunggakan pajak kendaraan tahun ke-5 dan bebas denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ) tahun sebelumnya.

    Enih menjelaskan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemohon program BBNKB II, baik plat Jawa Barat maupun luar Jawa Barat. Dokumen yang dibutuhkan antara lain e-KTP asli pemilik baru, BPKB asli, STNK asli, SKKP/SKPD terakhir, dan bukti pengalihan kepemilikan.

    Baca juga:  Kebaikan di Bulan Suci, Siswa SMKN 3 Depok Bagikan Takjil untuk Sesama

    “Kendaraan wajib dihadirkan di Samsat sesuai domisili kendaraan, bukti cek fisik kendaraan, dan fotokopi berkas. Siapkan berkas yang dibutuhkan, dan masyarakat dapat mengurus sendiri ke Samsat,” jelasnya.

    Dengan tegas, Enih menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan menyelesaikan administrasi kepemilikan kendaraan. Menurutnya, tindakan ini tidak hanya berdampak pada potensi pendapatan pajak daerah, tetapi juga dapat menjadi acuan perbaikan data saat kendaraan pindah kepemilikan.

    Baca juga:  DPRD Depok Gelar Rapat Paripurna Bahas Lima Agenda Penting

    “Kami harap, masyarakat bisa memanfaatkan program ini. Selain untuk pemasukan pajak, bisa juga dijadikan acuan perbaikan data jika kendaraan telah berpindah kepemilikan,” tutup Enih, memberikan harapan agar program ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan kemajuan pajak daerah secara keseluruhan.

    Program ini tidak hanya memberikan keuntungan finansial tetapi juga menciptakan kesadaran akan pentingnya kepatuhan dalam membayar pajak demi kemajuan bersama.(Er)

     

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

    Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

    Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

    Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

    Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

    Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

    Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...

    Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

    Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...
    Berita terbaru
    Berita Terkait