26.4 C
Indonesia
Kam, 22 Februari 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Kamis, 22 Februari 2024 | 18:27:33 WIB

    Memilah Sampah Sebelum Membuangnya, Adalah Solusi Terbaik Sebelum Membuang Sampah ke TPS

    spot_img

    Pemalang | VoA – Hampir setiap hari kita memproduksi sampah, namun tak satupun dari kita yang mau ke tempatan sampah di rumahnya.

    Melansir dari Tayangan YouTube Pemkab Pemalang tentang Edukasi pemilahan dan pembuangan sampah Jumat (24/11/2023).

    Mari kita intip bagaimana memilah Sampah organik dan anorganik.

    “Nah ngomong-ngomong soal penanganan sampah, tindakan yang ada di benak kita adalah dengan cara membakar atau membuangnya ke TPS sebelum diangkut ke TPA”.

    Dan perlu kita ketahui bersama bahwa ternyata sampah yang masuk di TPA, 60% adalah sampah yang tidak terurai, sisanya adalah material yang sulit terurai, seperti plastik, botol kaca, logam serta B3 atau (bahan berbahaya beracun) dan juga residu yaitu semacam senyawa kimia yang tersisa yang dihasilkan limbah.

    Baca juga:  Pemerintah Desa Gondang Berhasil Atasi Stunting Hingga Mencapai 60% Bagi Warga Masyarakatnya

    Idealnya TPA hanya menampung 20% dari jumlah keseluruhan sampah yang masuk ke sana, sedangkan sisanya sangat mungkin untuk didaur ulang kemudian dijadikan sebagai bahan baku didaur ulang untuk menjadi barang yang lebih berguna lagi.

    Jumlah tersebut bisa tercapai jika sampah sudah terpilah dari sumbernya, berikut adalah alasan kenapa kita harus mulai mengurai sampah dengan metode 3R.

    -1. R yang pertama adalah Reduce yaitu mengurangi pengeluaran sampah, caranya membawa tumbler atau wadah untuk membeli minuman atau makanan.

    Maksudnya langkah ini adalah untuk mengurangi penggunaan produk yang nantinya berpotensi menjadi sampah bekas tempat makanan yang kita pakai.

    -2. R yang kedua adalah Reuse yaitu menggunakan atau memakai kembali produk yang sudah terpakai, caranya tidak menggunakan kantong plastik ketika berbelanja kebutuhan sehari-hari, melainkan menggunakan tas belanja yang dapat dipakai berulang kali, agar mengurangi penggunaan sampah plastik di sekitar kita.

    Baca juga:  Komitmen Komisi A DPRD Kota Depok, Akselerasi Kemajuan Kota dalam Ragam Bidang

    -3. R yang ketiga adalah Recycle yaitu proses mendaur ulang sampah, caranya adalah sebelum sampah didaur ulang terlebih dahulu dilakukan pemilahan mulai dari sampah organik yang berupa sampah sisa makanan, daun kering dan semua yang mudah terurai.

    Kemudian sampa anorganik seperti sampah plastik, botol kaca, logam B3 dan residu lainnya.

    Sebenarnya sederhana, tapi memiliki dampak yang besar bagi lingkungan.

    Cara memilah sampah di rumah : – Siapkan tempat sampah yang berbeda, dengan maksud untuk membedakan jenis sampah organik dan anorganik, buanglah sampah sesuai dengan jenis sampahnya dan pastikan tidak tercampur.

    Baca juga:  Maksimalkan Penyerapan Air, DPUPR Kota Depok Normalisasi Tandon di RW 11 Nuansa Asri

    Sampah organik seperti sisa makanan, sisa buah, sisa sayur dan daun yang mudah terurai dapat kita manfaatkan sebagai bahan makanan maggot.

    Maggot sendiri dapat kita budidaya untuk pakan ternak, sementara untuk sampah anorganik selain dapat didaur ulang, juga dapat diolah menjadi bahan kerajinan yang bernilai seni dan ekonomis, caranya mudah kan?

    Selain bertujuan untuk menurunkan timbunan sampah di tempat pembuangan akhir dan menjaga lingkungan, memilah sampah juga dapat menambah nilai ekonomis.

    Kamu tertarik..? mau kapan lagi, Yuk kita mulai dari sekarang, supaya lingkungan kita bersih dan sehat.(Eko B Art)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    eSIM XL Tidak Ada Layanan, Solusi Mengatasinya

    Di era digital ini, kemajuan teknologi semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Salah satu perkembangan terbaru adalah penggunaan eSIM, yang...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Depok | VoA - Setelah mendapatkan perawatan di rumah, kondisi Solihin korban penganiayaan pengusaha konveksi (Joni) semakin memburuk. "Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah...

    Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

    Jakarta | VoA - Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI,...

    Dampak Kekecewaan Konsumen Terhadap Pembangunan Perumahan PT Rumahku Surgaku Berbuntut Gugatan ke Pengadilan

    Tangerang | VoA - Pembangunan perumahan yang dipasarkan oleh PT Rumahku Surgaku melalui PT Fidemarko Maruchi Perkasa menimbulkan gelombang kekecewaan di kalangan konsumen. Ketidakpuasan...

    Akhirnya Bawaslu Sultra Beli Rekomendasi 19 PSU dan 2 PSL

    Kendari | VoA –Akhirnya Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat, ada 19 rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan dua Pemungutan Suara...
    Berita terbaru
    Berita Terkait