close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

31.2 C
Jakarta
Kamis, Juli 11, 2024

Dana Hibah Pembangunan Pendopo di TPU Caringin Depok Dipertanyakan

spot_img

Depok | VoA – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok baru-baru ini mengumumkan penyerahan dana hibah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Salah satunya yakni TPUI Caringin Kekupu, Rangkapan Jaya, Depok untuk pembangunan pendopo.

Namun, kunjungan tim Voa.co.id ke lokasi tersebut mengungkap fakta yang tidak sesuai dengan informasi yang diberikan. Adanya dugaan realisasi pemanfaatan dana hibah yang tak sesuai regulasi yang ada lantaran di awal dana hibah untuk pembangunan namun informasi yang didapat, pelaksanaan lapangan berubah menjadi kegiatan rehabilitasi

Item kerja di lapangan yang diduga tidak sesuai itu terlihat dari item kerja dibagian atap bangunan yang semula sebagai mushola menjadi pendopo. Di lokasi juga tidak terlihat adanya aktivitas pekerjaan pembangunan pendopo lantaran aktivitas kerja lapangan hanya berupa penggantian atap bangunan mushola menjadi atap pendopo serta pengecetan ulang

Baca juga:  Rakor Triwulan I KSPSI 1973 Asahan, Ketua Konfederasi : Selamat Bergabung PUK Karyawan PKS PT. SIP Mandoge

Aktivitas kerja rehabilitasi dari dana hibah sebesar Rp. 50 juta untuk pembangunan Pendopo di area makam itu dibenarkan Ketua RW setempat.

“Iya, saya juga ikut mengawasi proses kerja di lapangan. Awalnya bangunan mushola diubah jadi pendopo,” kata Ketua RW yang enggan menyebutkan namanya, Kamis (07/12/2023)

“Pencairan uang saya sendiri yang ambil di BJB dengan menyerahkan bukti nomor rekerning bersama,” sambungnya.

Baca juga:  HBS Mengulas Perjalanan Penetapan Hari Jadi dan Lambang Kota Depok

Menurutnya, anggaran hibah dari Pemkot Depok tersebut juga tidaklah cukup untuk merehab Mushola TPUI Caringin menjadi pendopo.

“Dananya juga masih kurang jauh, makanya saya ajak patungan para RT, satu RT sebesar Rp, 1 juta,” bebernya.

Menyikapi di ubahnya fungsi mushola menjadi padepokan tersebut, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemakaman, Mohammad Ihsan, tidak dapat dijumpai di kantornya, dan pesan WhatsApp yang dikirimkan tidak mendapatkan balasan.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok baru-baru ini mengumumkan penyerahan dana hibah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Kota Depok. Hibah tersebut mencakup 20 mobil jenazah dan dua proyek pembangunan makam wakaf.

Baca juga:  Ratusan Pemuka Agama Se-Depok Deklarasikan Dukung Prabowo-Gibran

Kepala Disrumkim Dadan mengatakan dana hibah dari Pemkot Depok diberikan untuk kepentingan masyarakat antara lain, kepentIngan DKM dan untuk pembangunan pendopo di TPU, untuk lima mobil jenazah dan pembangunan pendopo wakaf TPU telah diserahkan pada tanggal 28 November lalu.

Setiap penerima hibah dikabarkan menerima uang tunai sebesar Rp. 250 juta untuk pembelian mobil jenazah, sementara pembangunan makam wakaf diberikan hibah senilai Rp. 50 juta. (ed/sn)

 

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait