22.4 C
Indonesia
Jum, 1 Maret 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

22.4 C
Indonesia
Jumat, 1 Maret 2024 | 2:17:46 WIB

    Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

    spot_img

    Jakarta | VoA – Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI, DR. Ainur Rofiq, dan Kasubag GTK, H. Ajang, berkumpul untuk mengambil langkah konkrit dalam menindaklanjuti SK Inpassing Kementerian Agama RI. Dalam pertemuan tersebut, mereka menggandeng Kasubdit GTK, memohon bantuan kepada FGSNI agar dapat berkunjung ke Banggar DPR RI dan Kementerian Bappenas RI, guna memperoleh perhatian terhadap anggaran inpassing pada tahun 2023, Sabtu (16/12/2023)

    Tidak berhenti di situ, pada tanggal 20 Maret 2023, Agus Mukhtar dan timnya bertemu dengan DR. Achi Alhamami dari Kementerian Bappenas RI. Respons positif datang dari pihak Kementerian, yang segera menindaklanjuti ke perencanaan keuangan Kementerian Agama.

    Baca juga:  Mantan Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan, Kini Tersangka dan Ditahan oleh KPK

    Melangkah lebih jauh, pertemuan dengan Menteri Agama Gusmen di Komisi VIII pada tanggal 20 April 2023, menjadi momentum krusial. Ketum FGSNI dan Agus Mukhtar memaparkan secara rinci kebutuhan anggaran inpassing. Gusmen memberikan dukungan dengan mengusulkan pencarian anggaran di Banggar RI, menegaskan bahwa fokusnya terletak di sana, bukan di Kementerian Agama.

    Tanggal 23 Juli, semangat perjuangan tak kunjung reda. Ketum FGSNI dan para penggiat FGSNI mengadakan diskusi bersama Ketua Banggar RI, H. Said Abdillah, dan Wakilnya, DR. H. Cucun. Mereka memohon perhatian serius terhadap anggaran inpassing tahun 2023.

    Baca juga:  Diskusi FGSNI: Evaluasi Kebijakan PPG dan Harapan Guru Madrasah untuk Status TPG

    Aksi lebih keras pun dilakukan pada tanggal 24 Juli, ketika Ketum FGSNI dan demonstran mengunjungi Kementerian Keuangan RI. Dalam audiensi dengan Direktur Perencanaan Keuangan Kemenkeu RI, DR. H. Jamaludin, diungkapkan komitmen untuk menindaklanjuti ke Kementerian Agama RI.

    Tak luput dari catatan sejarah ini, Ketua Umum FGSNI mengingatkan bahwa inisiatif mencari anggaran inpassing berawal dari instruksi Menteri Agama melalui video di Facebook. Dalam video tersebut, Menteri Agama meminta bantuan kepada Agus Mukhtar, Ketum FGSNI, untuk mencari anggaran melalui Banggar DPR RI, bukan di Kementerian Agama. Menteri Agama berkomitmen untuk melanjutkan rencana pagu anggaran tersebut di Banggar DPR RI, dengan fokus yang jelas bukan di Kementerian Agama.

    Baca juga:  Pelaksanaan Monitoring dan Pemantauan Penghitungan Suara di PPK Beji Dalam Pemilu 2024 di Wilayah Hukum Polres Metro Depok

    Dengan semangat kolaboratif dan perjuangan lintas lembaga, Ketua Umum FGSNI berusaha keras untuk mengamankan anggaran inpassing melalui upaya bersama. Harapannya sederhana namun mendalam: kebutuhan anggaran inpassing tahun 2023 dapat terpenuhi. Semoga perjuangan ini menjadi tonggak awal menuju kesejahteraan dan pengakuan yang pantas bagi para tenaga pendidik. (Herman)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    eSIM XL Tidak Ada Layanan, Solusi Mengatasinya

    Di era digital ini, kemajuan teknologi semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Salah satu perkembangan terbaru adalah penggunaan eSIM, yang...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Menduga Kecurangan Rekapitulasi” Ning Lia Minta KPU Hapus Suara Siluman DPD RI di Sirekap Jatim

    Surabaya | VoA - Dugaan kecurangan sistemik dari Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) KPU sebabkan jumlah pemilih di satu TPS tertulis lebih dari ratusan pemilih....

    Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Depok | VoA - Setelah mendapatkan perawatan di rumah, kondisi Solihin korban penganiayaan pengusaha konveksi (Joni) semakin memburuk. "Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah...

    Dampak Kekecewaan Konsumen Terhadap Pembangunan Perumahan PT Rumahku Surgaku Berbuntut Gugatan ke Pengadilan

    Tangerang | VoA - Pembangunan perumahan yang dipasarkan oleh PT Rumahku Surgaku melalui PT Fidemarko Maruchi Perkasa menimbulkan gelombang kekecewaan di kalangan konsumen. Ketidakpuasan...
    Berita terbaru
    Berita Terkait