close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

31.2 C
Jakarta
Kamis, Juli 11, 2024

Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

spot_img

Jakarta | VoA – Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI, DR. Ainur Rofiq, dan Kasubag GTK, H. Ajang, berkumpul untuk mengambil langkah konkrit dalam menindaklanjuti SK Inpassing Kementerian Agama RI. Dalam pertemuan tersebut, mereka menggandeng Kasubdit GTK, memohon bantuan kepada FGSNI agar dapat berkunjung ke Banggar DPR RI dan Kementerian Bappenas RI, guna memperoleh perhatian terhadap anggaran inpassing pada tahun 2023, Sabtu (16/12/2023)

Tidak berhenti di situ, pada tanggal 20 Maret 2023, Agus Mukhtar dan timnya bertemu dengan DR. Achi Alhamami dari Kementerian Bappenas RI. Respons positif datang dari pihak Kementerian, yang segera menindaklanjuti ke perencanaan keuangan Kementerian Agama.

Baca juga:  Reses Anggota DPRD Kota Depok, H. Hamzah Dapat Apresiasi Tinggi dari Warga Sukamaju

Melangkah lebih jauh, pertemuan dengan Menteri Agama Gusmen di Komisi VIII pada tanggal 20 April 2023, menjadi momentum krusial. Ketum FGSNI dan Agus Mukhtar memaparkan secara rinci kebutuhan anggaran inpassing. Gusmen memberikan dukungan dengan mengusulkan pencarian anggaran di Banggar RI, menegaskan bahwa fokusnya terletak di sana, bukan di Kementerian Agama.

Tanggal 23 Juli, semangat perjuangan tak kunjung reda. Ketum FGSNI dan para penggiat FGSNI mengadakan diskusi bersama Ketua Banggar RI, H. Said Abdillah, dan Wakilnya, DR. H. Cucun. Mereka memohon perhatian serius terhadap anggaran inpassing tahun 2023.

Baca juga:  Pemilu Berkualitas dan Pembangunan Berkelanjutan, DPRD Kota Depok Setujui APBD 2024

Aksi lebih keras pun dilakukan pada tanggal 24 Juli, ketika Ketum FGSNI dan demonstran mengunjungi Kementerian Keuangan RI. Dalam audiensi dengan Direktur Perencanaan Keuangan Kemenkeu RI, DR. H. Jamaludin, diungkapkan komitmen untuk menindaklanjuti ke Kementerian Agama RI.

Tak luput dari catatan sejarah ini, Ketua Umum FGSNI mengingatkan bahwa inisiatif mencari anggaran inpassing berawal dari instruksi Menteri Agama melalui video di Facebook. Dalam video tersebut, Menteri Agama meminta bantuan kepada Agus Mukhtar, Ketum FGSNI, untuk mencari anggaran melalui Banggar DPR RI, bukan di Kementerian Agama. Menteri Agama berkomitmen untuk melanjutkan rencana pagu anggaran tersebut di Banggar DPR RI, dengan fokus yang jelas bukan di Kementerian Agama.

Baca juga:  Longsor di Kali Ciledug, Respons Kilat Satgas DPUPR Kota Depok

Dengan semangat kolaboratif dan perjuangan lintas lembaga, Ketua Umum FGSNI berusaha keras untuk mengamankan anggaran inpassing melalui upaya bersama. Harapannya sederhana namun mendalam: kebutuhan anggaran inpassing tahun 2023 dapat terpenuhi. Semoga perjuangan ini menjadi tonggak awal menuju kesejahteraan dan pengakuan yang pantas bagi para tenaga pendidik. (Herman)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait