26.4 C
Indonesia
Ming, 14 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Minggu, 14 April 2024 | 17:48:47 WIB

    Perjalanan Eks Gubernur Sultra Pasca Pembebasan dari Sukamiskin

    spot_img

    Jakarta | VoA – Dengan penuh syukur, Nur Alam, yang sebelumnya menjadi terpidana dalam kasus korupsi izin tambang, akhirnya berhasil keluar dari Lapas Sukamiskin, Bandung.

    Perjalanan hukum Nur Alam dimulai pada tanggal 5 Juli 2017 ketika ia ditahan dan dijatuhi hukuman 12 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat atas kasus korupsi tersebut.

    Pada tingkat banding, Pengadilan Tinggi Jakarta menaikkan hukumannya menjadi 15 tahun penjara, termasuk pencabutan hak politiknya.

    Namun, di Mahkamah Agung (MA), hukuman Nur Alam akhirnya dikurangi kembali menjadi 12 tahun, setelah hanya terbukti melanggar Pasal 12B UU Tipikor mengenai gratifikasi, sementara Pasal 3 UU Tipikor tentang memperkaya diri tidak terbukti.

    Baca juga:  Kecelakaan Kerja Konstruksi di Depok, Pekerja Nyaris Kehilangan Nyawa

    Upaya Nur Alam untuk mengajukan peninjauan kembali (PK) ternyata tidak membuahkan hasil.

    Mantan Gubernur dua periode itu dinyatakan bersalah karena disebut telah menyalahgunakan wewenangnya, merugikan negara sebesar Rp4.325.130.590.137.

    Menurut Kusnali, Kadivpas Kemenkumham Jabar, Nur Alam telah menjalani pembebasan bersyarat.

    “Ter-info minggu ini, untuk pastinya nanti kami konfirmasi kembali,” ujar Kusnali, Senin (15/1/2024), dikutip.

    Pada Selasa, 16 Januari 2024, Nur Alam dipastikan bebas. Namun, ia masih harus melapor secara berkala ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) hingga masa hukumannya berakhir.

    Baca juga:  Relawan GSP Sultra, Susu Gratis dan Ajakan Memenangkan Prabowo Gibran dalam Satu Putaran

    Terdapat unggahan dari akun TikTok @rasyid1976 yang memperlihatkan momen kebebasan Nur Alam setelah menghirup udara bebas.

    Saat ini, Nur Alam telah kembali ke kediamannya di Jakarta dan berencana untuk pulang ke Kota Kendari pada tanggal 18 Januari 2024.

    Dalam video tersebut, Nur Alam terlihat duduk di ruang makan bersama sang istri, Tina Nur Alam, mengenakan hoddie berwarna biru, dengan rambut yang lebih gelap. Ia menyapa pendukungnya dengan singkat, “Assalamualaikum sampai ketemu di Kendari.”

    Baca juga:  Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu Meriahkan Reuni Akbar SMA Negeri 2 Kendari yang Ke-42

    Sang istri, Tina Nur Alam, mengungkapkan rasa syukurnya atas kebebasan suaminya, yang juga akan segera kembali ke Kota Kendari. “Alhamdulillah, syukur, tambah sehat,” ujar Tina Nur Alam.

    Wakil Bupati Konawe Selatan, Rasyid, menginformasikan bahwa Nur Alam memiliki rencana untuk bertemu pendukungnya. “Insyaallah tunggu tanggal 18 di Kendari, kalau mau bertemu dengan (mantan) Pak Gubernur, kita lepas kangen ‘Di Vonis Salah Dipaksa Salah’,” kata Rasyid. (Ns)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Kiprah Khofifah di Dunia Politik dari Gus Dur Hingga Jokowi Berikut Keponakannya, Lia Istifhama

    Surabaya | VoA- Jika Anda seorang yang menyukai sejarah, maka wanita ini menjadi salah satu yang patut anda selisik lagi kehebatannya dalam sejarah politik...

    Babak Baru Kriminalisasi Pejuang Buruh Perempuan Jawa Timur

    Surabaya | VoA - Dwi merupakan buruh perempuan yang bekerja di PT. Mentari Nawa Satria atau dikenal Kowloon Palace Surabaya pada bagian staff accounting dengan...

    Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

    Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
    Berita terbaru
    Berita Terkait