26.4 C
Indonesia
Kam, 22 Februari 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Kamis, 22 Februari 2024 | 18:57:45 WIB

    Perjalanan Eks Gubernur Sultra Pasca Pembebasan dari Sukamiskin

    spot_img

    Jakarta | VoA – Dengan penuh syukur, Nur Alam, yang sebelumnya menjadi terpidana dalam kasus korupsi izin tambang, akhirnya berhasil keluar dari Lapas Sukamiskin, Bandung.

    Perjalanan hukum Nur Alam dimulai pada tanggal 5 Juli 2017 ketika ia ditahan dan dijatuhi hukuman 12 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat atas kasus korupsi tersebut.

    Pada tingkat banding, Pengadilan Tinggi Jakarta menaikkan hukumannya menjadi 15 tahun penjara, termasuk pencabutan hak politiknya.

    Namun, di Mahkamah Agung (MA), hukuman Nur Alam akhirnya dikurangi kembali menjadi 12 tahun, setelah hanya terbukti melanggar Pasal 12B UU Tipikor mengenai gratifikasi, sementara Pasal 3 UU Tipikor tentang memperkaya diri tidak terbukti.

    Baca juga:  Ribuan Relawan di Kendari Antusias Sambut Kedatangan Anies Baswedan

    Upaya Nur Alam untuk mengajukan peninjauan kembali (PK) ternyata tidak membuahkan hasil.

    Mantan Gubernur dua periode itu dinyatakan bersalah karena disebut telah menyalahgunakan wewenangnya, merugikan negara sebesar Rp4.325.130.590.137.

    Menurut Kusnali, Kadivpas Kemenkumham Jabar, Nur Alam telah menjalani pembebasan bersyarat.

    “Ter-info minggu ini, untuk pastinya nanti kami konfirmasi kembali,” ujar Kusnali, Senin (15/1/2024), dikutip.

    Pada Selasa, 16 Januari 2024, Nur Alam dipastikan bebas. Namun, ia masih harus melapor secara berkala ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) hingga masa hukumannya berakhir.

    Baca juga:  Caleg Gagal, RSUD KiSA Depok Siagakan Dokter Jiwa

    Terdapat unggahan dari akun TikTok @rasyid1976 yang memperlihatkan momen kebebasan Nur Alam setelah menghirup udara bebas.

    Saat ini, Nur Alam telah kembali ke kediamannya di Jakarta dan berencana untuk pulang ke Kota Kendari pada tanggal 18 Januari 2024.

    Dalam video tersebut, Nur Alam terlihat duduk di ruang makan bersama sang istri, Tina Nur Alam, mengenakan hoddie berwarna biru, dengan rambut yang lebih gelap. Ia menyapa pendukungnya dengan singkat, “Assalamualaikum sampai ketemu di Kendari.”

    Baca juga:  Pekerjaan PJL di Tapos Depok Diapresiasi Warga

    Sang istri, Tina Nur Alam, mengungkapkan rasa syukurnya atas kebebasan suaminya, yang juga akan segera kembali ke Kota Kendari. “Alhamdulillah, syukur, tambah sehat,” ujar Tina Nur Alam.

    Wakil Bupati Konawe Selatan, Rasyid, menginformasikan bahwa Nur Alam memiliki rencana untuk bertemu pendukungnya. “Insyaallah tunggu tanggal 18 di Kendari, kalau mau bertemu dengan (mantan) Pak Gubernur, kita lepas kangen ‘Di Vonis Salah Dipaksa Salah’,” kata Rasyid. (Ns)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    eSIM XL Tidak Ada Layanan, Solusi Mengatasinya

    Di era digital ini, kemajuan teknologi semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Salah satu perkembangan terbaru adalah penggunaan eSIM, yang...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Depok | VoA - Setelah mendapatkan perawatan di rumah, kondisi Solihin korban penganiayaan pengusaha konveksi (Joni) semakin memburuk. "Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah...

    Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

    Jakarta | VoA - Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI,...

    Dampak Kekecewaan Konsumen Terhadap Pembangunan Perumahan PT Rumahku Surgaku Berbuntut Gugatan ke Pengadilan

    Tangerang | VoA - Pembangunan perumahan yang dipasarkan oleh PT Rumahku Surgaku melalui PT Fidemarko Maruchi Perkasa menimbulkan gelombang kekecewaan di kalangan konsumen. Ketidakpuasan...

    Akhirnya Bawaslu Sultra Beli Rekomendasi 19 PSU dan 2 PSL

    Kendari | VoA –Akhirnya Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat, ada 19 rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan dua Pemungutan Suara...
    Berita terbaru
    Berita Terkait