26.4 C
Indonesia
Ming, 14 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Minggu, 14 April 2024 | 18:25:40 WIB

    Soroti Anggaran Dinkes Lubuklinggau yang Diduga Tak Tepat Guna, GAS Minta Kadinkes Transparansi

    spot_img

    Lubuklinggau | VoA – Gerakan Aktivis Silampari (GAS) memfokuskan perhatiannya pada penggunaan anggaran Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau tahun 2023, yang dianggap fantastis. GAS mengungkapkan bahwa sejumlah belanja besar menimbulkan pertanyaan serius tentang efektivitas dan transparansi pengelolaan anggaran tersebut.

    Terdapat 13 poin yang telah disoroti oleh GAS terkait penggunaan anggaran, yang telah dikonfirmasi oleh Kadinkes Erwin Armeidi, yaitu:

    1. Belanja Langganan Air (administrasi umum dan publikasi) sebesar Rp. 12.000.000
    2. Belanja Pemeliharaan Kendaraan Dinas Roda 2 dan 4 sebesar Rp. 114.000.000
    3. Belanja Pemeliharaan Face Print dan Komputer sebesar Rp. 25.000.000
    4. Belanja Pembuatan Media Informasi/Publikasi sebesar Rp. 21.600.000
    5. Belanja ATK sebesar Rp. 96.549.950
    6. Belanja Fotocopy sebesar Rp. 24.000.000
    7. Bahan Habis Pakai sebesar Rp. 2.166.351.302
    8. Belanja Bahan-Bahan Lainnya (Bahan Habis Pakai) sebesar Rp. 275.263.994
    9. Alat Kesehatan Umum Lainnya sebesar Rp. 463.500.000
    10. Belanja Makanan dan Minuman Petugas Jaga di Bulan Ramadhan sebesar Rp. 144.000.000
    11. Belanja Makanan dan Minuman Rapat sebesar Rp. 142.656.000
    12. Obat-Obatan Lainnya sebesar Rp. 939.642.940
    13. Obat-Obatan lainnya sebesar Rp. 69.168.000.
    Baca juga:  Menuju Masyarakat Bebas Rokok, Kota Depok Berbagi Pengalaman di Forum Internasional

    Koordinator GAS, Niko Doni, mengungkapkan kebingungannya terhadap besarnya anggaran, dengan menyoroti ketidakjelasan dan tumpang tindih pada beberapa judul belanja seperti Bahan Habis Pakai dan Obat-Obatan Lainnya.

    Niko juga menyampaikan bahwa GAS telah mengirim surat resmi kepada Kadinkes Erwin Armeidi untuk meminta penjelasan dan transparansi terkait penggunaan anggaran yang dinilai mencurigakan.

    Baca juga:  Respons Positif Bupati Pemalang Terhadap Kesehatan dan Kebersihan Masyarakat

    “Kami telah mengirimkan surat tertulis kepada Kadinkes untuk menjawab dan memberikan keterangan terbuka mengenai anggaran ini. Ada ketidakjelasan, seperti judul Belanja Langganan Air yang mencakup administrasi umum dan publikasi, sementara di bawahnya ada judul kegiatan pembuatan media informasi/publikasi. Hal ini mencurigakan, dan kami menunggu jawaban yang jelas dari Pak Erwin,” ujar Niko, Selasa (16/01/2024)

    Lebih lanjut, Niko menyoroti Belanja Bahan Habis Pakai yang mencapai lebih dari Rp 2 miliar dan kebingungan terkait Belanja Obat-Obatan Lainnya yang memiliki judul kegiatan ganda. GAS menekankan perlunya jawaban dari Kadinkes Erwin Armeidi terkait kejelasan dan transparansi penggunaan anggaran yang dinilai mencurigakan.

    Baca juga:  Komitmen Komisi A DPRD Kota Depok, Akselerasi Kemajuan Kota dalam Ragam Bidang

    “Ini ada lagi Bahan Habis Pakai, terus dibawahnya Belanja Bahan-Bahan Lainnya dalam kurung sama juga (Bahan Habis Pakai) nilai nya luar biasa Rp. 2 Miliar. Terus Belanja Obat-Obatan Lainnya juga ganda, beda nya apa obat yang diatas dengan yang dibawah ini sampai total Rp. 1,5 Miliar. Kenapa tidak disatukan judulnya kok harus dibuat banyak judul serupa ada apa ini, kita masih tunggu pak Erwin jawab surat kita jangan ditutupi uang rakyat ini,” tegas Niko. (TIM)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Kiprah Khofifah di Dunia Politik dari Gus Dur Hingga Jokowi Berikut Keponakannya, Lia Istifhama

    Surabaya | VoA- Jika Anda seorang yang menyukai sejarah, maka wanita ini menjadi salah satu yang patut anda selisik lagi kehebatannya dalam sejarah politik...

    Babak Baru Kriminalisasi Pejuang Buruh Perempuan Jawa Timur

    Surabaya | VoA - Dwi merupakan buruh perempuan yang bekerja di PT. Mentari Nawa Satria atau dikenal Kowloon Palace Surabaya pada bagian staff accounting dengan...

    Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

    Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
    Berita terbaru
    Berita Terkait