22.4 C
Indonesia
Ming, 25 Februari 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

22.4 C
Indonesia
Minggu, 25 Februari 2024 | 16:04:23 WIB

    Diskusi FGSNI: Evaluasi Kebijakan PPG dan Harapan Guru Madrasah untuk Status TPG

    spot_img

    Jakarta | VoA – Pada hari ini, Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia (FGSNI) menggelar diskusi intensif untuk mengevaluasi kebijakan PPG (Pendidikan Profesi Guru) bersama sejumlah pengurus dan anggota dari seluruh penjuru Indonesia. Acara yang dipandu oleh Eva Kholifah, S. Pd, ini juga dihadiri oleh DR. H. Ainur Rofiq, M. Ag, Kasubdit GTK 2018-2023, yang turut memberikan pandangan mendalam mengenai perubahan regulasi PPG.

    Baca juga:  Anggota Komisi X DPR: Evaluasi Program Indonesia Pintar (PIP) dan Tantangan Penyaluran Jalur Aspirasi

    Pertemuan kali ini menjadi wadah bagi peserta dari berbagai daerah, seperti Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Sumatera Utara, NTB, dan Kabupaten Garut Jawa Barat, untuk menyuarakan pandangan dan harapan terkait kebijakan PPG. Saipul Jamil dari Cianjur menyampaikan optimisme mengenai potensi perbaikan kuota PPG, sementara Rahmatulloh dari Sumatera Utara dan Mira dari Kabupaten Garut Jawa Barat memberikan perhatian khusus pada standar penilaian pretes PPG yang dianggap terlalu tinggi.

    Baca juga:  Rembug Warga di Kampung Sawah Bojonggede Bersama Wakapolrestro Depok

    Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, menegaskan komitmen organisasi untuk memperjuangkan peningkatan status Guru Madrasah, terutama yang saat ini masih berstatus Tunjangan Insentif Guru (TIGA), agar dapat beralih menjadi Tunjangan Profesi Guru (TPG). Agus Mukhtar juga menyampaikan keyakinan bahwa FGSNI akan bekerja keras agar kuota PPG yang diberikan pada tahun ini dapat mengalami peningkatan signifikan.

    Baca juga:  Pemilu Berkualitas dan Pembangunan Berkelanjutan, DPRD Kota Depok Setujui APBD 2024

    DR. Ainur Rofiq, selaku narasumber utama, tidak hanya memberikan pemahaman mendalam mengenai level Guru Madrasah, tetapi juga menyampaikan solusi konkret terkait persoalan pretest dan regulasi PPG di Kementerian Agama. Ainur berharap agar para guru non ASN di Madrasah tetap semangat dan optimis dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan status keguruannya.(Herman)

    spot_img

    1 KOMENTAR

    1. Ya tetap semangat dalam perannya ikut mencerdaskan tunas – tunas bangsa Tapi kebijakan itu ya mohon ditinjau kembali….mosok dlm inpassing yg U 55 ++ tdk masuk.
      Sebetulnya :
      1. Yang lebih tua dulu baru yg muda…bahkan ada yg udah mengabdi lebih dari 23 bahkan ada yg udah 29 th kok ya tdk masuk palah yang masuk ada yg kurang dr 10 th ….apa pengabdian yg selama ini tdk ada gunanya…..?
      2. Yang udah sertifikasi 10 th kok juga tdk masuk TETAPI yg baru -+ 2 th kok malah katut inpassing….gimana itu…..?
      Demikian komentar sy……sebetulnya masih banyak permasalahannya….trimkas

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    eSIM XL Tidak Ada Layanan, Solusi Mengatasinya

    Di era digital ini, kemajuan teknologi semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Salah satu perkembangan terbaru adalah penggunaan eSIM, yang...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Depok | VoA - Setelah mendapatkan perawatan di rumah, kondisi Solihin korban penganiayaan pengusaha konveksi (Joni) semakin memburuk. "Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah...

    Menduga Kecurangan Rekapitulasi” Ning Lia Minta KPU Hapus Suara Siluman DPD RI di Sirekap Jatim

    Surabaya | VoA - Dugaan kecurangan sistemik dari Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) KPU sebabkan jumlah pemilih di satu TPS tertulis lebih dari ratusan pemilih....

    Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

    Jakarta | VoA - Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI,...

    Dampak Kekecewaan Konsumen Terhadap Pembangunan Perumahan PT Rumahku Surgaku Berbuntut Gugatan ke Pengadilan

    Tangerang | VoA - Pembangunan perumahan yang dipasarkan oleh PT Rumahku Surgaku melalui PT Fidemarko Maruchi Perkasa menimbulkan gelombang kekecewaan di kalangan konsumen. Ketidakpuasan...
    Berita terbaru
    Berita Terkait