26.4 C
Indonesia
Ming, 14 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Minggu, 14 April 2024 | 17:59:06 WIB

    Diskusi FGSNI: Evaluasi Kebijakan PPG dan Harapan Guru Madrasah untuk Status TPG

    spot_img

    Jakarta | VoA – Pada hari ini, Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia (FGSNI) menggelar diskusi intensif untuk mengevaluasi kebijakan PPG (Pendidikan Profesi Guru) bersama sejumlah pengurus dan anggota dari seluruh penjuru Indonesia. Acara yang dipandu oleh Eva Kholifah, S. Pd, ini juga dihadiri oleh DR. H. Ainur Rofiq, M. Ag, Kasubdit GTK 2018-2023, yang turut memberikan pandangan mendalam mengenai perubahan regulasi PPG.

    Baca juga:  Dinkes Depok Siapkan Posyandu Siklus Hidup di 11 Lokasi, Intip Lokasinya Disini!

    Pertemuan kali ini menjadi wadah bagi peserta dari berbagai daerah, seperti Kabupaten Cianjur Jawa Barat, Sumatera Utara, NTB, dan Kabupaten Garut Jawa Barat, untuk menyuarakan pandangan dan harapan terkait kebijakan PPG. Saipul Jamil dari Cianjur menyampaikan optimisme mengenai potensi perbaikan kuota PPG, sementara Rahmatulloh dari Sumatera Utara dan Mira dari Kabupaten Garut Jawa Barat memberikan perhatian khusus pada standar penilaian pretes PPG yang dianggap terlalu tinggi.

    Baca juga:  PT Kencana Graha Optima Wanprestasi, Atas Gugatan PT Prabu Budi Mulia di PN Jaksel Terkait Pembangunan Apartemen

    Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, menegaskan komitmen organisasi untuk memperjuangkan peningkatan status Guru Madrasah, terutama yang saat ini masih berstatus Tunjangan Insentif Guru (TIGA), agar dapat beralih menjadi Tunjangan Profesi Guru (TPG). Agus Mukhtar juga menyampaikan keyakinan bahwa FGSNI akan bekerja keras agar kuota PPG yang diberikan pada tahun ini dapat mengalami peningkatan signifikan.

    Baca juga:  Tidak Sesuai dengan Perjanjian, PT Kencana Graha Optima Digugat di Pengadilan "Terkait Pembangunan Apartemen"

    DR. Ainur Rofiq, selaku narasumber utama, tidak hanya memberikan pemahaman mendalam mengenai level Guru Madrasah, tetapi juga menyampaikan solusi konkret terkait persoalan pretest dan regulasi PPG di Kementerian Agama. Ainur berharap agar para guru non ASN di Madrasah tetap semangat dan optimis dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan status keguruannya.(Herman)

    spot_img

    1 KOMENTAR

    1. Ya tetap semangat dalam perannya ikut mencerdaskan tunas – tunas bangsa Tapi kebijakan itu ya mohon ditinjau kembali….mosok dlm inpassing yg U 55 ++ tdk masuk.
      Sebetulnya :
      1. Yang lebih tua dulu baru yg muda…bahkan ada yg udah mengabdi lebih dari 23 bahkan ada yg udah 29 th kok ya tdk masuk palah yang masuk ada yg kurang dr 10 th ….apa pengabdian yg selama ini tdk ada gunanya…..?
      2. Yang udah sertifikasi 10 th kok juga tdk masuk TETAPI yg baru -+ 2 th kok malah katut inpassing….gimana itu…..?
      Demikian komentar sy……sebetulnya masih banyak permasalahannya….trimkas

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Kiprah Khofifah di Dunia Politik dari Gus Dur Hingga Jokowi Berikut Keponakannya, Lia Istifhama

    Surabaya | VoA- Jika Anda seorang yang menyukai sejarah, maka wanita ini menjadi salah satu yang patut anda selisik lagi kehebatannya dalam sejarah politik...

    Babak Baru Kriminalisasi Pejuang Buruh Perempuan Jawa Timur

    Surabaya | VoA - Dwi merupakan buruh perempuan yang bekerja di PT. Mentari Nawa Satria atau dikenal Kowloon Palace Surabaya pada bagian staff accounting dengan...

    Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

    Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
    Berita terbaru
    Berita Terkait