close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

31.2 C
Jakarta
Kamis, Juli 11, 2024

Fungsi Pengawasan Pemkot Jadi Sorotan di Reses Dewan

spot_img

Depok | VoA – Ketua Komisi A DPRD Kota Depok, Hamzah, menegaskan komitmennya dalam pembangunan di RW 12 Kelurahan Tapos Kecamatan Tapos, Kota Depok. Dalam giat resesnya, Hamzah menyampaikan bahwa ia selalu konsisten dalam mengalokasikan anggaran tidak kurang dari Rp. 1 Miliar untuk pembangunan di Kelurahan Tapos.

“Alhamdulillah saya selalu konsisten di Kelurahan Tapos ini tidak pernah kurang dari anggaran sebesar Rp.1 Miliar untuk saya berikan pembangunan kepada Kelurahan Tapos yang sudah berjalan dari tahun 2021, 2022, 2023 dan 2024,”ujar Hamzah dalam giat Reses di RW 12 Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Minggu (28/01/2024)

“Dan saya berharap semua para tokoh para RT para RW untuk kita bisa berkolaborasi, ya kami ya pemerintah yaitu eksekutif dan legislatif kepingin banget semua wilayah yang ada di Kelurahan Tapos dan Kecamatan Tapos ini menjadi bagus menjadi baik dan masyarakatnya pun juga senang menikmati hasil pembangunan dari pemerintah,” sambungnya.

Baca juga:  Strategi Jitu Jamsostek dalam Menangkal Kemiskinan Ekstrim di Depok

Namun, dalam reses tersebut, Hamzah juga menyampaikan keprihatinannya terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kecamatan Tapos yang berada di posisi kedua paling bawah. Ia mencatat bahwa investasi di Kecamatan Tapos sedang berkembang pesat, tetapi penekanan terhadap kemiskinan dan pengangguran masih menjadi isu yang perlu diatasi.

Hamzah menyoroti kurangnya pengawasan dari Dinas Tenaga Kerja terhadap investor. Ia mengungkapkan bahwa setiap investor yang masuk ke Kota Depok seharusnya wajib menandatangani surat pernyataan kesanggupan untuk mempekerjakan warga setempat. Namun, dalam kenyataannya, pengawasan terhadap hal ini terlihat kurang efektif.

“Dalam pembahasan anggaran 2022 dan 2023, saya bilang ke TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah), karena Tapos ini investasinya lagi melaju pesat. Kalau investasi Tapos melaju pesat Kenapa penekanan kemiskinan naik. Kalau investasi itu besar maka perekonomian masyarakat itu pun harus juga baik, penekanan pengangguran pun juga akan menurun nah ini kayaknya pengawasannya yang kurang,” tandas Hamzah.

Baca juga:  Peran HBS Diapresiasi Warga Terdampak Tanggul Jebol di Cilodong Depok

Dalam rapat kerja komisi yang akan datang, Hamzah berencana membahas pengawasan Dinas Perijinan terkait penandatanganan surat pernyataan kesanggupan investor. Ia mengajak untuk tidak hanya bangga dengan pertumbuhan investasi di Tapos, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat setempat mendapatkan manfaatnya.

“Jangan bangga bawa investasi di Tapos ini banyak sementara masyarakat yang hanya jadi penonton. Ini yang sedang kami perjuangkan  dan Insya Allah besok tanggal 29,30,31 kita rapat dengan dinas terkait termasuk dinas perijinan” ungkap Hamzah.

Baca juga:  Sidang DPRD Depok Soroti Polemik Paket Menu Stunting

Ia berharap langkah ini dapat memprioritaskan masyarakat Depok dalam penyerapan tenaga kerja, sejalan dengan pertumbuhan investasi yang pesat di wilayah tersebut. Ini, baginya, adalah perjuangan bersama untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kecamatan Tapos.

Tokoh Agama Kecamatan Tapos, Ustadz Subki Al Ghawiri

Ditempat yang sama, Ustadz Subki Al Ghawiri, Tokoh Agama Kecamatan Tapos, menyampaikan rasa syukurnya atas reses yang dilaksanakan oleh Hamzah di RW 12. Ia menganggap acara ini memberikan kesempatan bagi warga untuk menyampaikan aspirasi mereka, termasuk permasalahan lowongan pekerjaan.

“Terima kasih kepada Bapak Dewan Haji Hamzah atas upayanya yang luar biasa dalam memfasilitasi dialog ini. Semoga aspirasi dari warga dapat diwujudkan oleh pemerintah demi kesejahteraan bersama,” tutup Ustadz Subki. (ed)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait