26.4 C
Indonesia
Jum, 19 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Jumat, 19 April 2024 | 9:29:30 WIB

    Persiapan Ketat Bawaslu Menghadapi Masa Tenang Pemilu 2024

    spot_img

    Depok | VoA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersiap menghadapi tugas yang menantang karena mengemban tanggung jawab mengawasi masa tenang menjelang pemilu 2024. Masa tenang, yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 11 Februari hingga 13 Februari, akan diawasi secara khusus oleh Bawaslu untuk memastikan lingkungan pemilu yang adil dan tidak memihak.

    Dedi Muliana, Ketua Pawascam Cilodong, menegaskan larangan kegiatan kampanye pada masa tenang. Ia menyatakan keprihatinannya mengenai maraknya berbagai bentuk kampanye meskipun ada peraturan yang ada. Bahkan, menurut Dedi, kehadiran spanduk dan baliho pada periode tersebut merupakan pelanggaran terhadap aturan masa tenang.

    Baca juga:  Haknya Dirampas, Halomoan Gultom Lakukan Gugatan Hukum

    “Tantangan kita adalah memantau realisasi pelaksanaan kampanye pada masa tenang, tiga hari sebelum hari pemungutan suara,” kata Dedi, Jumat (2/9/2024).

    Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dedi menjelaskan bahwa mereka akan melakukan latihan kesiapan, termasuk mengadakan rapat kewaspadaan dan patroli di berbagai lokasi untuk meningkatkan kesadaran tentang larangan berkampanye pada masa tenang.

    Dalam persiapan pengawasan TPS, kesiapan personel menjadi prioritas. Sejak 21 Januari, 453 pengawas TPS yang ditunjuk secara khusus telah resmi dilantik. Tugas utama mereka adalah memantau kegiatan selama masa tenang. Dedi menekankan pentingnya menjaga kepatuhan ketat terhadap peraturan di masa kritis ini, dan menyoroti kebijakan nol toleransi yang diterapkan dewan.

    Baca juga:  Depok Membaca, Peran Inovatif Perpustakaan dalam Meningkatkan Literasi Masyarakat

    “Masa kampanye sebelum masa tenang seharusnya memberikan kesempatan kepada peserta pemilu untuk memaksimalkan upayanya. Kami akan mengambil tindakan tegas, tegas sesuai dengan undang-undang,” tegasnya.

    Selama tiga hari masa tenang tersebut, Bawaslu berencana melakukan sosialisasi rekomendasi pencabutan perlengkapan kampanye. Seringkali peserta pemilu mengabaikan pemindahan materi kampanye setelah masa kampanye resmi berakhir. Bawaslu bertujuan untuk mengatasi hal ini dengan meningkatkan kesadaran dan memastikan kepatuhan.

    Baca juga:  La Ode Darwin Paparkan Solusi Terkait Dua Masalah Prioritas Masyarakat Pulau Jika Terpilih Jadi Bupati Mubar

    Dedi menyimpulkan dengan menekankan dampak buruk politik uang, dengan menyatakan bahwa sanksi pidana, termasuk penjara hingga tiga tahun, dapat dikenakan. Ia menjelaskan bahwa politik uang tidak hanya sekedar transaksi moneter, tetapi juga mencakup berbagai bentuk bujukan.

    Ketika Bawaslu bersiap menghadapi tantangan ke depan, komitmen mereka untuk menegakkan integritas proses pemilu tetap teguh, dengan janji untuk menegakkan hukum dengan tegas untuk memastikan pemilu yang adil dan transparan. (ed)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

    Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

    Babak Baru Kriminalisasi Pejuang Buruh Perempuan Jawa Timur

    Surabaya | VoA - Dwi merupakan buruh perempuan yang bekerja di PT. Mentari Nawa Satria atau dikenal Kowloon Palace Surabaya pada bagian staff accounting dengan...

    Kiprah Khofifah di Dunia Politik dari Gus Dur Hingga Jokowi Berikut Keponakannya, Lia Istifhama

    Surabaya | VoA- Jika Anda seorang yang menyukai sejarah, maka wanita ini menjadi salah satu yang patut anda selisik lagi kehebatannya dalam sejarah politik...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...
    Berita terbaru
    Berita Terkait