close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.3 C
Jakarta
Selasa, Juli 16, 2024

Diduga Kades Tunjuk Perusahaan Ilegal Untuk Mengerjakan Proyek Desa yang Dibiayai Dana Samisade dari Anggaran APBD

spot_img

Bogor | VoA Program SAMISADE (Satu Milyar Satu Desa) merupakan program andalan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor yang sudah berjalan beberapa tahun yang lalu sejak 2021 silam untuk mendorong pembangunan dan perekonomian desa.

Ada beberapa Desa yang menerima dana Samisade yang pengerjaannya tidak melalui mekanisme Swakelola melainkan dikerjakan oleh pihak ke tiga atau diborongkan, pengerjaanya diserahkan kepada CV Kunci Indonesia yang ditunjuk langsung oleh Kepala Desa.

Kami voa.co.id melakukan observasi di lapangan dibeberapa desa yang pelaksanaan pekerjaannya diserahkan kepada CV Kunci Indonesia, diantaranya:

Baca juga:  Kebaikan Ramadan, GIBAS Jonggol Bagikan 500 Takjil di Desa Sukamaju

1. Desa Susukan Kecamatan Bojonggede

2. Desa Kedungwaringin Kecamatan Bojonggede

3. Desa Cisalada Kecamatan Cigombong

4. Desa Rabak Kecamatan Rumpin

5. Desa Pasir Angin Kecamatan Megamendung

6. Desa Cimanggu Dua Kecamatan Cibungbulang

7. Desa Gadog Kecamatan Megamendung

8. Desa Ciburayut Kecamatan Cigombong

9. Desa Sukajadi Kecamatan Tamansari

Dari hasil penelusuran dan observasi yang kami lakukan di lapangan, banyak temuan diantaranya:

Baca juga:  Hemat Menyala Mitra Merana"  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

1. Legalitas CV Kunci Indonesia tidak lengkap untuk mengerjakan proyek yang dibiayai ABPD

2. Diduga adanya komitmen persentase antara Kepala Desa dengan CV Kunci Indonesia

3. Banyaknya pengurangan volume di dalam pekerjaan dan mengakibatkan kerugian Negara

Kami coba konfirmasi CV Kunci Indonesia terkait temuan yang kami dapatkan melalui pesan whatsapp, tapi belum ada jawaban.

Di tempat terpisah, Ketua APDESI Kabupaten Bogor, Tini Prihartini menjelaskan, proyek Desa yang menggunakan dana Samisade yang dikerjakan oleh pihak ketiga/perushaan, harus melalui tender yang diadakan TPK, peserta nya tidak boleh satu perusahaan dan legalitasnya harus lengkap dan memenuhi syarat untuk mengerjakan proyek yang dibiayai APBD,” ungkapnya melalui via whatsapp kepada voa.co.id, Jumat (09/04/2024).

Baca juga:  Dana Hibah Pembangunan Pendopo di TPU Caringin Depok Dipertanyakan

Lanjut, terkait pemotongan persentase tidak dibenarkan sama sekali, apalagi ada komitmen terkait pekerjaan tersebut, kalau ada seperti itu segera laporkan kepada Inspektorat Kabupaten Bogor, ” tuturnya. (Ed)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait