close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.3 C
Jakarta
Selasa, Juli 16, 2024

Peredaran Kosmetik Ilegal Masih Marak  “AMI Tantang BBPOM dan Dinkes Adu Data

spot_img

Surabaya | VoA – Peredaran produk kosmetik ilegal masih marak. Media sosial membuat peredaran tersebut berpeluang semakin luas. Selain pengawasan, edukasi pada konsumen dan pengiklan penting untuk memutus rantai peredaran kosmetik ilegal.

Untuk itu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pemerhati masalah kesehatan “Aliansi Madura Indonesia (AMI),  Organisasi yang peduli peraturan dan perundang – undangan yang berlaku sekaligus menjadi kontrol sosial setiap kebijakan yang ada menyuarakan temuan pelanggaran tersebut.

Organisasi ini terus melakukan kewajiban  meluruskan penyelewengan serta pelanggar ketentuan yang berlaku dengan menindaklanjuti laporan juga hasil temuan dilapangan.

Baca juga:  Bantuan dari AKSI dan Keluarga Besar SIT Ruhama untuk Palestina di Penghujung Ramadhan 1445H

Baihaki Akbar selaku Ketua Umum, Aliansi Madura Indonesia (AMI) melalui orasinya menyuarakan, bahwa dirinya akan terus melakukan hal yang sama seperti ini berikut dengan tambahan masa supaya suara ini diperhatikan. AMI akan  mengawal proses ini hingga keakar- akarnya.

Baihaki Akbar tak segan menjadi Orator diatas mobil komando untuk menyuarakan maraknya peredaran” Kosmetik tanpa ijin edar (TIE) yang terdistribusi di Kabupaten Lamongan.

Orasi yang disuarakan dari atas mobil komando mengenakan pengeras suara itu melantangkan himbauan bagi masyarakat untuk jangan pernah abai terhadap suara dari gerakan Aliansi Madura Indonesia (AMI), karena sesungguhnya ini suara demo untuk kebaikan semua, termasuk faktor kesehatan dan perlindungan konsumen, ungkap Baihaki pada, Senin (24/06/24).

Baca juga:  Proyek Pengaspalan RW 10 Cimpaeun, Begini Spesifikasi dan Pelaksanaannya

Kami siap beradu data. Siap membuktikan atas dugaan yang kami suarakan terkait temuan maraknya peredaran kosmetik tanpa ijin edar (TIE) dengan Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan dan BBPOM Surabaya. Kami juga menduga maraknya peredaran kosmetik tanpa ijin edar (TIE) dikabupaten Lamongan adalah bentuk kelalaian dan pembiaran yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan.

Baca juga:  Pelantikan KPPS Desa Kedung dan Komitmen Menuju Demokrasi Berkualitas

Dari data yang berhasil dihimpun VOA.co.id, Demo tersebut diikuti oleh sekitar ratusan orang dari pengurus, anggota juga simpatisan AMI dan mendapat pengamanan dari pihak Kepolisian yang berjaga di Karang Menjangan No.20, Airlangga, Kecamatan. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur.

Diketahui dari beberapa platfom pemberitaan, AMI kerap dikenal intens dalam kontrol sosial kebijakan publik dengan SOP berlaku di setiap penyelenggara negara / (Kedinasan) yang memiliki standarisasi. AMI merupakan perkumpulan yang sah secara hukum guna pengawasan kontrol sosial. (okik).

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait