close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.8 C
Jakarta
Sabtu, Juli 13, 2024

Sosialisasi PTSL 2024 di Pemalang, Naik 10 Ribu Bidang Tanah

spot_img

Pemalang | VoA – Bupati Pemalang Mansur Hidayat S.T berkesempatan secara resmi membuka acara “Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis lengkap Tahun 2024”.

Dalam kesempatan tersebut Mansur Hidayat mengatakan, meskipun sertifikat kuota yang diberikan terbatas, namun tetap harus disyukuri.

“Hal yang perlu kita perhatikan bersama adalah memanfaatkan kuota yang ada dengan seoptimal mungkin, sehingga memberikan dampak manfaat yang besar bagi masyarakat dan daerah,“ ujar Mansur Hidayat.

“Selanjutnya, perlu kita ketahui pula, bahwa pada pelaksanaan program PTSL tentu perlu juga di dukung pemasangan tanda batas, karena pemasangan tanda batas yang dilakukan berfungsi sebagai pengamanan aset dengan kapasitas batas bidang tanah serta untuk meminimalisir sengketa dengan pemilik bidang tanah yang berbatasan,” sambung Mansur Hidayat.

Sejalan dengan hal itu, lanjutnya, kepada segenap Kepala Desa lokasi PTSL untuk dapat mendukung penuh semua tahapan pelaksanaan PTSL yang akan dilaksanakan oleh Kantor ATR/BPN Pemalang di wilayah desanya.

Baca juga:  Perubahan dan Pelayanan Unggul, 727 Pejabat Pemda Pemalang Dilantik

“Tingkatkan frekuensi sosialisasi program PTSL ini ke masyarakat untuk meminimalisir terjadinya kesalahan informasi,”ucapnya.

Mansur Hidayat juga mengungkapkan harapannya agar seluruh proses berjalan dengan lancar dan sesuai aturan yang berlaku.

“Saya berharap kepada seluruh pihak yang nantinya terlibat dalam program PTSL, untuk dapat memastikan bahwa seluruh proses telah berjalan dengan clear and clean, sehingga tidak timbul konsekuensi masalah hukum di kemudian hari,” pungkas Mansur Hidayat.

Dalam kegiatan acara Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2024 di Kabupaten Pemalang menargetkan sertifikasi lebih dari 32 ribu bidang tanah.

“PTSL 2024 menetapkan lokasi ada di 21 desa yang tersebar di 8 Kecamatan yaitu Bantarbolang, Bodeh, Comal, Petarukan, Watukumpul, Ulujami, Pemalang dan Belik dengan target 32.237,” kata Kepala ATR/BPN Pemalang Gusmanto dalam acara Pengangkatan Sumpah Panitia Ajudikasi dan Satuan Tugas, serta Sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis lengkap Tahun 2024 di salah satu hotel di Pemalang, Senin, (29/01/2024)

Baca juga:  Reboisasi Gunung Bismo Pasca Kebakaran

Gusmanto melanjutkan, bahwa target 2024 naik 10 ribu bidang di banding 2023. “Naik 10 ribu bidang dari tahun 2023. Untuk tahun 2023 kami telah menyelesaikan 22.021 dan telah dibagikan semua, terakhir kemarin yang di Desa Padek,”.

Lebih jauh Gusmanto berharap agar dalam pelaksanaan PTSL tahun ini, semua unsur yang terlibat memiliki kesamaan visi baik itu petugas, pemerintah desa, pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.

“BPN berharap, kepala desa, camat serta unsur pemerintah kabupaten ada kesamaan visi terkait dengan PTSL. Dari tahun 2017 sampai 2023 terlaksana dengan baik, di sana-sini memang ada dinamika, hal yang lumrah,” ujar Gusmanto.

“Namun demikian kami berharap tahun ini tidak ada hal-hal yang bersifat penyimpangan, oleh karena itu ada dari kepolisian dan kejaksaan yang mendampingi para kepala desa dan petugas sehingga dalam perjalanan di lapangan akan sesuai dengan ketentuan,” sambung Gusmanto.

Baca juga:  Jurus BI Sumsel dan Pj Walikota Lubuklinggau Kendalikan Inflasi Lubuklinggau Jelang Nataru

Kepala ATR/BPN Pemalang itu juga kembali menegaskan bahwa cakupan sertifikasi bukan hanya tanah masyarakat, tapi juga wakaf, tanah kas desa, aset pemerintah daerah maupun instansi pemerintah lainnya.

“PTSL ini juga bukan hanya menyertifikatkan tanah masyarakat, tetapi juga menyertifikatkan wakaf, terhadap tanah-tanah milik Tanah Kas Desa (TKD) maupun instansi pemerintah (lainnya), kalau di lokasi 21 desa itu ada tanah milik instansi pemerintah dalam hal ini milik pemkab, mungkin instansi lain, silahkan bisa diikutkan kegiatan PTSL ini, di Pemalang aset masih harus kita tangani,” sebut Gusmanto.

“Kami harapkan juga kebersamaan kita, sehingga PTSL dapat selesai tepat waktu yaitu terakhir Desember, seperti halnya tahun lalu (selesai) di tanggal 18 Desember,“ pungkas Gusmanto. (Eko B Art).

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait