26.4 C
Indonesia
Jum, 19 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Jumat, 19 April 2024 | 9:22:15 WIB

    TPS 23 Sawunggaling Pastikan Proses Perhitungan Suara Mulai Jam 13.00 WIB

    spot_img

    Surabaya | VoA – KPPS 23 Kelurahan Sawunggaling, memastikan proses perhitungan suara akan dilakukan setelah TPS tutup pada pukul 13.00, Rabu (14/2/2024) siang ini.

    Ketua KPPS 23, Yogi Prasetyo mengatakan proses perhitungan suara akan dimulai setelah KPPS menutup TPS pada pukul 13.00, namun masih memungkinkan dibuka jika masih ada antrian. “Penghitungan suara Hari ini, setelah ditutup jam 13.00,” katanya.

    Merujuk pada Informasi KPU, rekapitulasi hasil penghitungan suara adalah proses pencatatan hasil penghitungan perolehan suara. Proses rekapitulasi hasil penghitungan suara dilakukan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Umum (Pemilu).

    Baca juga:  Bupati Pemalang Antarkan Kabupaten Menuju UHC 2024

    Ketua KPPS dibantu Anggota KPPS Kelima ,Enam dan Anggota KPPS Ketujuh untuk membuka satu persatu seluruh kotak suara mengeluarkan surat suara dan menyusun/atau menumpuk secara rapi serta menghitung jumlah surat suara untuk memastikan tidak ada surat suara yang tertukar dalam kotak suara.

    Menurutnya petugas di TPS melakukan penghitungan dan dilakukan pencatatan di C Hasil. Meski KPU RI menggunakan Sirekap, menurutnya Sirekap hanya alat bantu.

    Baca juga:  Lapas Kelas II A Labuhan Ruku Gandeng KPU Batu Bara Laksanakan Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara di TPS

    Secara manual teman-teman KPPS mengisi hasil di C hasil. Walaupun ada Sirekap, tinggal nanti dilakukan digitalisasi untuk perbanyakan. “Kalau kemarin hanya menulis satu per satu, hari ini dipermudah boleh menggandakan, namun tanda tangan KPPS tetap basah,” tuturnya.

    Diketahui KPU mengambil kebijakan untuk mempertahankan lima jenis surat suara karena pemilih dinilai sudah familiar dengan lima jenis surat suara sehingga memudahkan sosialisasi kepada pemilih dan peserta pemilu.

    Yogi, menerangkan, setelah KPPS merekap hasil perhitungan suara, maka kotak suara akan dibawa ke tingkat PPK atau kecamatan. Nantinya PPK mengantongi C Hasil selanjutnya PPK akan melakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan berdasarkan semua tps disana. “Sekarang tidak ada rekapitulasi di tingkap PPS. Semua kecamatan merekap di TPS baru naik ke kabupaten kota, baru ke provinsi sampai ke RI,” terangnya.

    Baca juga:  TP-PKK Bumiarjo Gelar Berbagai Lomba Peringati Hari Ibu

    Selain di TPS, masyarakat bisa memantau hasil perhitungan cepat (quick count) Pemilu di banyak platform media massa, lembaga survei, hingga televisi.(okik)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

    Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

    Babak Baru Kriminalisasi Pejuang Buruh Perempuan Jawa Timur

    Surabaya | VoA - Dwi merupakan buruh perempuan yang bekerja di PT. Mentari Nawa Satria atau dikenal Kowloon Palace Surabaya pada bagian staff accounting dengan...

    Kiprah Khofifah di Dunia Politik dari Gus Dur Hingga Jokowi Berikut Keponakannya, Lia Istifhama

    Surabaya | VoA- Jika Anda seorang yang menyukai sejarah, maka wanita ini menjadi salah satu yang patut anda selisik lagi kehebatannya dalam sejarah politik...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...
    Berita terbaru
    Berita Terkait