29.4 C
Indonesia
Kam, 13 Juni 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.4 C
Indonesia
Kamis, 13 Juni 2024 | 14:42:50 WIB

    Diseminasi Audit Kasus Stunting di Pemalang, Mengidentifikasi Risiko dan Penyebab Stunting

    spot_img

    Pemalang | VoA – Kepala Dinsos KBPP, Mu’minun, mengungkapkan bahwa diseminasi audit kasus stunting diselenggarakan dengan tujuan utama mengidentifikasi risiko stunting pada kelompok sasaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memahami penyebab, serta menganalisis faktor-faktor risiko yang berpotensi menyebabkan stunting.

    “Diseminasi kasus stunting ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran, memahami penyebab dari risiko tersebut, dan menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap stunting pada kelompok tersebut,” ujar Mu’minun.

    Baca juga:  Bupati Pemalang dan Forkopimda Perkuat Kedamaian dalam Monitoring Malam Natal 2023

    Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan daerahnya dalam menurunkan angka stunting, sehingga Pemalang menempati peringkat kedua terendah dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

    Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Mansur saat membuka acara Diseminasi Audit Kasus Stunting pertama di Kabupaten Pemalang tahun 2024, yang berlangsung di Sasana Bhakti Praja pada Senin, 27 Mei 2024.

    Baca juga:  Kolaborasi DPC GWI Pemalang dan Pemerintah Kecamatan Belik untuk Kemajuan Wilayah

    “Atas nama Pemkab Pemalang, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena pada akhir tahun 2023 Kabupaten Pemalang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan. Jika kita hitung, dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, kita berada di posisi kedua terendah,” ungkap Mansur Hidayat.

    Mansur Hidayat juga menambahkan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari kerja keras semua pihak terkait, yang membuahkan prestasi membanggakan bagi Kabupaten Pemalang.

    Baca juga:  Menghadapi Bencana dengan Pelatihan Mitigasi di Pemalang

    “Ini adalah prestasi kita bersama, hasil kerja keras kita dalam menurunkan angka stunting di Pemalang melalui berbagai intervensi yang telah dilakukan sepanjang tahun 2023. Saya merasa ini adalah prestasi yang sangat luar biasa, alhamdulillah,” pungkasnya. (Eko B Art)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

    Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

    Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

    Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

    Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

    Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

    Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...

    Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

    Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...
    Berita terbaru
    Berita Terkait