29.4 C
Indonesia
Kam, 13 Juni 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.4 C
Indonesia
Kamis, 13 Juni 2024 | 14:04:30 WIB

    Legenonan, Wujud Rasa Syukur Para Petani di Pemalang

    spot_img

    Pemalang | VoA – Dalam rangkaian kegiatan tahunan yang dikenal sebagai “Legenonan,” masyarakat Desa Babakan mengadakan acara selamatan SEDEKAH BUMI.

    Acara ini bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas hasil bumi yang diperoleh oleh mayoritas penduduk desa yang 90% adalah petani. Acara yang digelar pada hari Rabu (5/6/2024) ini mengusung tema “Harmoni Selaras dengan Alam.”

    H. Kustoni BR, S.H., Kepala Desa Babakan, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan memohon ridho Allah SWT agar hasil panen seperti padi, jagung, palawija, dan tanaman lainnya melimpah. Ungkapan syukur ini diwujudkan dalam bentuk slametan dengan sedekah makanan, lauk pauk, dan lainnya.

    Baca juga:  "Personality, Sarpras dan Pendanaan" Menjadi Poin Penting Dalam Rapat Konsolidasi Diskoperindag Tahun 2024

    Persiapan acara melibatkan seluruh masyarakat desa yang antusias. Seminggu sebelum acara, pemerintah desa mengumumkan melalui woro-woro bahwa akan ada acara Legenonan.

    Respon positif dari warga membuat persiapan berjalan lancar tanpa persiapan khusus dari pemerintah desa. Warga membawa berbagai hasil bumi seperti sayuran, buah-buahan, palawija, lauk pauk, tahu tempe, dan panggang ayam, mencerminkan kekayaan hasil bumi desa.

    Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Muspika, Kapolsek, Danramil, serta instansi pendidikan setempat. Dalam sambutannya, Kustoni menekankan pentingnya harmoni dan keselarasan antara manusia dan alam.

    Baca juga:  Alokasi Anggaran Hibah Pilkada Serentak Kabupaten Pemalang Tahun 2024 Kepada KPU, Dibebankan Dalam Dua Tahun Anggaran

    “Semua yang dibawa, mencerminkan apa yang ada di masyarakat kita, selanjutnya kita di sini berkumpul bersama Muspika, Kapolsek, Danramil dan termasuk unsur-unsur masyarakat dan instansi Sekolah SMA dan SD sekitar,” ucap Kustoni.

    Kustoni juga menekankan perlunya menjaga keseimbangan dengan alam. Menjaga kelestarian hutan dan kebersihan sungai adalah bagian dari upaya untuk menanggulangi banjir dan menjaga sumber air kehidupan. Generasi mendatang juga diharapkan bisa menikmati alam yang terjaga kelestariannya.

    “Dan ketika semuanya bisa terpenuhi kebutuhan pangannya, selanjutnya masing masing bisa melaksanakan tugasnya sesuai dengan profesinya, inilah yang mencerminkan ke-Harmonisan dan ke-Selarasan” sambungnya.

    Baca juga:  Sekda Provinsi Jateng dan Bupati Pemalang Mendorong Kreativitas Siswa dalam LKS dan Expo Produk 2024

    Pada kesempatan ini, Kustoni mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Desa Babakan yang telah berkontribusi hingga desa ini mendapat penghargaan Pin Gold (Medali Emas) dari Bupati sebagai salah satu dari 11 desa berpredikat Desa Mandiri.

    Penghargaan ini didedikasikan kepada seluruh masyarakat Babakan atas dukungan mereka terhadap berbagai program pembangunan daerah Kabupaten Pemalang.

    “Predikat Desa Mandiri ini adalah hasil dari kerja keras seluruh masyarakat Babakan, termasuk BUMDes dan lembaga lainnya yang terus berupaya mendukung program pembangunan,” tutup Kustoni. (Eko B Art)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

    Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

    Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

    Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

    Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

    Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

    Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...

    Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

    Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...
    Berita terbaru
    Berita Terkait