close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.3 C
Jakarta
Selasa, Juli 16, 2024

Pemerintah Papua Pegunungan Dorong Perdamaian di Jayawijaya Melalui Pendekatan Sosial

spot_img

Wamena | VoA – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terus berupaya membangun perdamaian melalui pendekatan sosial, terutama di Kabupaten Jayawijaya, menyusul konflik antara komunitas Wouma dan Asolokobal. Langkah nyata dilakukan oleh Pj Gubernur Papua Pegunungan, Velix Wanggai, yang bersama Pj Bupati Lanni Jaya, Alpius Yigibalom, menemui keluarga besar Lanni Jaya di halaman Gereja Baptis Immanuel Gunambar, Wamena, pada Minggu (16/06/2024).

Kedatangan Pj Gubernur Wanggai disambut baik oleh keluarga besar Lanni Jaya, yang ingin mendengar pandangan pemerintah mengenai perbaikan kondisi masyarakat mereka. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Wanggai mendengarkan berbagai aspirasi, terutama terkait perhatian terhadap korban konflik dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Lanni Jaya dengan hadirnya Provinsi Papua Pegunungan.

Baca juga:  Hari Jadi Bogor ke-542, Kecamatan Jonggol Laksanakan Upacara dan Kegiatan Budaya

Gubernur Wanggai menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya karena menghadiri rapat koordinasi inflasi di Istana Merdeka dan rapat di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama dua hari terakhir. Ia juga menyampaikan rasa belasungkawa atas korban yang meninggal dari keluarga besar Lanni Jaya, menekankan bahwa situasi kesedihan ini tidak diinginkan oleh siapa pun di Papua Pegunungan.

Gubernur Wanggai menekankan prinsip Kasih yang menjadi dasar rumah besar Papua Pegunungan, yang mengajarkan kesabaran, kemurahan hati, dan cinta damai. Ia berharap seluruh masyarakat Papua Pegunungan bisa menjalani kehidupan damai, agar dapat bekerja, anak-anak bisa sekolah, mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, dan mencari penghidupan dengan aman dan nyaman.

Baca juga:  Pj Walikota Lubuklinggau Serahkan Bantuan Seragam Sekolah Gratis

Papua Pegunungan, lanjutnya, hadir untuk semua delapan kabupaten dan masyarakat di seluruh pegunungan. Oleh karena itu, kedamaian dan ketentraman sosial sangat penting agar Pemprov Papua Pegunungan dapat melayani kebutuhan masyarakat dengan baik, termasuk mempercepat pelayanan pemerintahan ke daerah-daerah pelosok.

Hasil dari pertemuan tersebut akan dibahas secara internal oleh keluarga besar Lanni Jaya, terutama terkait korban konflik, sebelum disampaikan ke Pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Lanni Jaya. Mereka berharap adanya kehidupan damai dan pelayanan pemerintahan yang lebih menyentuh masyarakat Lanni Jaya.

Baca juga:  Pj. Gubernur Papua Pegunungan Dorong Pariwisata Lewat Noken Street Fashion 2024

Gubernur Velix Wanggai mengucapkan terima kasih atas keterbukaan, kehangatan, dan jiwa besar dari masyarakat Lanni Jaya dalam upaya membangun kedamaian di Jayawijaya dan Papua Pegunungan secara keseluruhan.

Sebelumnya, pada Sabtu, 15 Juni, Gubernur Wanggai juga telah menemui keluarga besar pihak Asolokobal dan Wouma di kawasan Wouma-Yagara-Megapura, Jayawijaya, di mana kedua belah pihak menyepakati perdamaian untuk kehidupan yang lebih baik dan normal kembali. (ed)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait