close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.3 C
Jakarta
Selasa, Juli 16, 2024

Wiji Mulyati: Edukasi Peduli Sampah Ditanamkan Sejak Usia Dini

spot_img

Pemalang | VoA – Menanamkan kedisiplinan pada anak terkait dengan mencintai lingkungan sendiri dengan tidak membuang sampah sembarangan, itu hal baik dan bagus.

Kepedulian tentang sampah harus kita edukasi kan semenjak dari usia dini, maka dengan adanya penanaman kedisiplinan di sekolah TK ini, tentunya harus dilakukan pembelajaran beberapa hal terkait dengan bagaimana memilah sampah dan bisa membuang sampah pada tempatnya, hal tersebut disampaikan Wiji Mulyati Selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemalang saat menghadiri acara kegiatan gelar karya akhir tahun ajaran TK Mini Medici Pemalang yang berlangsung di salah satu Hotel pada hari Sabtu Pagi (22/6/2024).

Diitambahkan oleh Wiji Mulyati bahwa untuk mengenalkan beberapa jenis sampah juga sangat perlu. Seperti beberapa jenis sampah yang dihasilkan umumnya berupa sisa-sisa makanan, sayuran dan buah busuk, sampah kering, abu, plastik, kertas, dan kaleng-kaleng serta sampah lainnya.

Baca juga:  Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang Ungkap Persiapan BLUD Puskesmas

Dengan demikian anak anak akan mengerti dalam memilah dan bisa memulai dalam memanfaatkan barang-barang yang barang-barang bekas yang ada di rumahnya.

“Semuanya adalah untuk mengenalkan dan mengajarkan kepada anak-anak mulai dari dini dalam perilaku membuang sampah tidak boleh sembarangan, dengan kebiasaan yang dipahami dari mulai anak anak, ke depan harapannya anak-anak bisa tumbuh menjadi generasi yang mencintai kebersihan dan peduli dengan lingkungan serta memahami manfaat kebersihan untuk kesehatan, “Ucap Wiji Mulyati.

Menurut nya, hal tersebut adalah pembelajaran yang baik untuk berusaha membuat generasi kita bisa tertanam prinsip prinsip disiplin dalam kehidupannya untuk tidak membuang sampah sembarangan seperti sekarang ini.

“Dengan demikian maka anak anak ini kelak besar nanti bisa peduli memikirkan kebersihan untuk menjalani hidup dengan kebersihan serta mencintai lingkungannya” pungkas Wiji Mulyati.

Baca juga:  Jelang Akhir Tahun, Enam Kapolsek di Polrestabes Surabaya Masuk Gerbong Mutasi

Hal senada juga disampaikan oleh Rostya Sri Lestari selalu Kepala Sekolah TK Mini Medici, bahwa tentang pola hidup bersih dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

“Di Sekolah kita sediakan tempat sampah untuk sampah Organik dan Anorganik, jadi anak-anak dilatih sejak dini untuk memilah sampah berdasarkan jenisnya,” ujar Rostya.

Lebih lanjut di katakannya, setiap satu minggu sekali pihaknya mengajak anak-anak untuk membawa sampah botol minum atau sejenisnya ke sekolah, sebab kita disekolah ada bank sampah.

Dengan kegiatan bank sampah tersebut anak-anak kalau membawa bekal makanan ke sekolah, selanjutnya bungkus dan sisa makanannya sudah mulai memahami jenis sampah apa, anak anak bisa memilih dan memilah serta membuang sampah di masing masing tong sampah yang ada (sampah organik atau anorganik).

Baca juga:  Fiqri Rozaq Siap Wujudkan Kesejahteraan dan Keadilan di Pemalang

Kita juga biasa menggunakan botol atau tutup botol air mineral, itu biasanya untuk kegiatan karya kerajinan, dengan demikian bisa menumbuhkan kreatifitas belajar dengan cara aktivitas bermain membuat kerajinan dari botol bekas akan membangun kebiasaan gerakan peduli lingkungan mulai dari sekarang.
Mari kurangi sampah plastik, melalui berbagai macam kerajinan dari botol plastik ini.

“Hal ini adalah bagian dari peduli lingkungan untuk melatih anak untuk turut merawat lingkungan agar menjadikan lingkungan yang bersih” ujar Rostya Sri Lestari.

Terimakasih kepada seluruh Orang tua Siswa, tim Guru Pengajar yang sudah turut bekerjasama melatih kepedulian tentang sampah di TK Mini Medici, pungkas Rostya Sri Lestari. (Eko B Art).

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait