22.4 C
Indonesia
Jum, 1 Maret 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

22.4 C
Indonesia
Jumat, 1 Maret 2024 | 2:16:59 WIB

    Jelang Nataru Harga Cabai Rawit di Kota Baubau Capai Rp 120.000

    spot_img

    Baubau | VoA –  Menjelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga cabai rawit di Kota Baubau sangat meroket mencapai Rp 120.000,-

    Harga cabai rawit kini dibanderol di pasar mulai termurah Rp 100.000 hingga tertinggi 120.000/kilogram tergantung jenis dan asal daerah pemasok.

    Salah satu pedagang cabai di Baubau, Epin mengaku harga cabai terus melejit beberapa pekan terakhir, awalnya Rp 50.000 perkilogram kini menyentuh Rp 120.000/kilogram.

    Baca juga:  Diskominfo Pemalang Gelar Pelatihan dan Simulasi Call Taker dan NTPD 112

    “Harga cabai rawit ini sudah lama naik, yang saya jual ini jenis cabai Indofood mulai Rp 110.000 – Rp 120.000 perkilogram,” ungkapnya kepada voa.co.id, Minggu (17/12/2023).

    Ia menjual cabai rawit jenis Indofood seharga Rp 110.000 – Rp 120.000 perkilogram karena perolehannya cukup mahal dari Makassar.

    Menurutnya naiknya cabai karena faktor cuaca ektrim apalagi pasokan cabainya bukan dari petani lokal sehingga harganya pun melejit.

    Baca juga:  Bupati Pemalang Hadiri Acara Festival Budaya Dalam Rangka Peringatan Harlah PSNU Pagar Nusa ke-38

    “Harga mahal begini banyak juga pembeli mengeluh, tetapi mau di apa memang cabai lagi mahal,” ucapnya.

    Khusus harga cabai rawit padi atau cabai hutan per liter bisa Rp 150.000/liter, namun jenis cabai ini cukup langka dan belum tersedia. Para pedagang pun menjual jenis cabai ini secara eceran dan petani lokal paling banyak. (NS)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    eSIM XL Tidak Ada Layanan, Solusi Mengatasinya

    Di era digital ini, kemajuan teknologi semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Salah satu perkembangan terbaru adalah penggunaan eSIM, yang...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Menduga Kecurangan Rekapitulasi” Ning Lia Minta KPU Hapus Suara Siluman DPD RI di Sirekap Jatim

    Surabaya | VoA - Dugaan kecurangan sistemik dari Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) KPU sebabkan jumlah pemilih di satu TPS tertulis lebih dari ratusan pemilih....

    Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Depok | VoA - Setelah mendapatkan perawatan di rumah, kondisi Solihin korban penganiayaan pengusaha konveksi (Joni) semakin memburuk. "Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah...

    Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

    Jakarta | VoA - Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI,...
    Berita terbaru
    Berita Terkait