27.4 C
Indonesia
Ming, 25 Februari 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.4 C
Indonesia
Minggu, 25 Februari 2024 | 15:09:47 WIB

    Musim Hujan, Dinkes Pemalang Imbau Waspada DBD

    spot_img

    Pemalang | VoA – Dengan intensitas curah hujan yang tinggi, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air sebagai tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti, penyebar penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kabar terbaru dari Dusun Keboijo Kelurahan Petarukan mengindikasikan kasus DBD, yang memicu respons cepat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang.

    Dalam upaya memutus rantai penyebaran DBD, Dinas Kesehatan bersama Puskesmas dan Kelurahan setempat, bersinergi dengan stakeholder lainnya, melaksanakan tindakan pengasapan (fogging) di rumah dan pekarangan di RW 11 dusun tersebut. Ketua RT 07/11 Keboijo, Hasan Mukminin, menyampaikan bahwa setelah fogging, akan diadakan gerakan 3M bersama warga, melibatkan Menguras, Menutup, dan Mengubur sebagai langkah pencegahan.

    Baca juga:  Asmada Run 2023, Suksesnya Lomba Lari Alumni SMA Negeri 2 Wonosobo

    Musim penghujan pada awal tahun 2024 menandai meningkatnya kasus DBD, seperti yang diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang, Aris Gunarto. Pada tahun 2023, terdapat sekitar 100 kasus DBD di Kabupaten Pemalang, sementara tahun 2024, dari Januari hingga awal Februari, sudah tercatat 5 laporan kasus. Wilayah Kecamatan Petarukan dan Kecamatan Watukumpul menjadi sorotan dengan tindakan fogging yang telah dilakukan.

    Baca juga:  Pengukuhan Pengurus MUI Kabupaten Pemalang Membangun Jembatan Sinergi antara Pemerintah dan Ulama

    Aris Gunarto menekankan pentingnya edukasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan prinsip 3M. Menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas yang dapat menampung air adalah tindakan efektif untuk memberantas nyamuk Aedes aegypti. Fokus pada fogging saja tidak cukup, karena hanya nyamuk dewasa yang mati, sedangkan jentik-jentik masih berpotensi berkembang menjadi nyamuk dewasa.

    Menanggapi pertanyaan mengenai pelaporan kasus DBD, Aris Gunarto menjelaskan bahwa melalui tenaga surveilans di puskesmas, masyarakat diharapkan segera melaporkan gejala demam berdarah. Tim penyelidikan epidemiologi (PE) akan melakukan tindakan lanjutan, termasuk penanganan dan pengobatan pada penderita yang terduga. Kasus DBD harus ditangani dengan serius, karena dapat berdampak fatal dan memicu penyebaran yang luas jika tidak segera diatasi.

    Baca juga:  Meminjam Sepeda Motor Yang Masih Menjadi Objek Kredit Di FIF dan Dijadikan Jaminan ”Pelaku Di Vonis Penjara Satu Tahun”

    Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan dan penanggulangan DBD dapat berjalan efektif, menjaga kesehatan bersama, dan menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman nyamuk penyebab DBD. Semua pihak perlu berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan melaksanakan tindakan pencegahan untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif. (Eko B Art)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    eSIM XL Tidak Ada Layanan, Solusi Mengatasinya

    Di era digital ini, kemajuan teknologi semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Salah satu perkembangan terbaru adalah penggunaan eSIM, yang...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Depok | VoA - Setelah mendapatkan perawatan di rumah, kondisi Solihin korban penganiayaan pengusaha konveksi (Joni) semakin memburuk. "Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah...

    Menduga Kecurangan Rekapitulasi” Ning Lia Minta KPU Hapus Suara Siluman DPD RI di Sirekap Jatim

    Surabaya | VoA - Dugaan kecurangan sistemik dari Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) KPU sebabkan jumlah pemilih di satu TPS tertulis lebih dari ratusan pemilih....

    Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

    Jakarta | VoA - Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI,...

    Dampak Kekecewaan Konsumen Terhadap Pembangunan Perumahan PT Rumahku Surgaku Berbuntut Gugatan ke Pengadilan

    Tangerang | VoA - Pembangunan perumahan yang dipasarkan oleh PT Rumahku Surgaku melalui PT Fidemarko Maruchi Perkasa menimbulkan gelombang kekecewaan di kalangan konsumen. Ketidakpuasan...
    Berita terbaru
    Berita Terkait