close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

27.5 C
Jakarta
Rabu, Juli 10, 2024

Pasar Murah Surabaya Hadir di 244 Lokasi

spot_img

Surabaya | VoA -Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan bahan pokok (bapok) dengan harga murah. Salah satunya adalah melalui Pasar Murah dan Kios TPID.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati, menjelaskan’ bahwa pasar murah dilaksanakan sejak awal bulan puasa Ramadan ini pada setiap pekan. Rencananya daerah dengan kantong – kantong kemiskinan di setiap wilayah kecamatan bakal mendapatkan prioritas ini. terangnya, Senin, 12 Maret 2024.

Kami sudah koordinasi dengan Bulog dan beberapa distributor petani di daerah untuk pengadaan beras dan gula. Kemudian ada juga minyak, telur, dan beberapa bahan pokok kebutuhkan sehari-hari,”
Tentu kami batasi syarat pembelian bahan pokok ini jelasnya.

Baca juga:  Bappenda Pemalang Luncurkan Program Pembebasan Sanksi Administratif dan Pembebasan Denda Keterlambatan ( Pemutihan)

Setiap warga rata-rata hanya bisa mendapatkan satu paket bahan pokok dengan menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Aturan ini kami lakukan demi menghindari penimbunan serta untuk memastikan semua warga mendapatkan manfaat dan asas keadilan. Jadi kami bagi semuanya agar mendapat satu-satu supaya merata,”

Selain pasar murah Ramadan, Pemerintah Kota Surabaya telah menyiapkan bahan pokok dengan harga murah di Kios TPID. Kios ini tersebar di 40 pasar yang dikelola PD Pasar Surya, Dinkopdag, maupun LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan). Keberadaan Kios TPID ini sekaligus untuk menstabilkan harga bahan pokok.

Baca juga:  Anggaran Karang Werda Ditambah, Pemkot Surabaya Perkuat Pemberdayaan Lansia

Bapak (Wali Kota Eri Cahyadi) bilangnya, semua RW harus tersentuh, apalagi yang ada kantong-kantong kemiskinan. Kegiatan Pasar Murah bisa ditempatkan di Balai RW hingga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) dan kita akan lihat juga kondisinya,” ujar dia.

“Bisa juga nanti dijadikan satu, jadi nanti beberapa RW kita kumpulkan, dijadikan satu di tempat lapang atau di mana. Tapi bisa jadi satu kelurahan ada beberapa tempat,” sambungnya.

Baca juga:  Pemkab Atensi Pedagang Pasar Belik Pemalang Secepat Mungkin Bisa Beraktivitas Lagi

Pihaknya memastikan akan terus berupaya menyediakan kebutuhan bahan pokok dengan harga murah kepada masyarakat. Karenanya, pemkot terus menjalin koordinasi dengan para distributor di daerah.

“Karena kita cari terus. Kalau misalnya kita butuh, kita surati mereka (distributor) untuk bisa berkolaborasi dengan kita. Makanya untuk pembelian (pasar murah dan Kios TPID) juga kita batasi, agar merata,” katanya mengakhiri. (okik)

 

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait