26.4 C
Indonesia
Kam, 22 Februari 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Kamis, 22 Februari 2024 | 18:49:38 WIB

    Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Memperkuat Kerja Sama Penindakan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) melalui AMMTC

    spot_img

    Labuan Bajo | VoA Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, mengumumkan bahwa sebanyak 900 tersangka yang terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di seluruh Indonesia telah berhasil ditahan. Tindakan penindakan terhadap ratusan tersangka ini dilaksanakan sebagai respons atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan penindakan yang tegas serta memastikan hak-hak pekerja migran Indonesia terpenuhi.

    “Beberapa waktu lalu, Presiden mengangkat isu TPPO, dan kami segera bertindak dengan langkah-langkah penegakan hukum. Hingga saat ini, kami telah berhasil mengamankan hampir 900 tersangka,” ujar Kapolri usai melakukan kunjungan untuk memeriksa kesiapan ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime (AMMTC) ke-17 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (19/8/23).

    Baca juga:  Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) Sukses Menggagalkan Rencana Sindikat Peretasan ATM lintas Provinsi

    Kapolri menjelaskan bahwa AMMTC akan membahas sebanyak 10 isu kejahatan transnasional, termasuk TPPO. Menurut Jenderal Sigit, momentum kerja sama internasional seperti ini sangat penting, terutama dalam penindakan kejahatan transnasional seperti TPPO.

    “Polri memiliki posisi kepemimpinan dalam AMMTC. Ini adalah kehormatan yang langka, hanya terjadi setiap sepuluh tahun. Kami dengan sungguh-sungguh memanfaatkan kesempatan ini untuk menjalin kerja sama dengan negara-negara ASEAN dan lembaga kepolisian di wilayah tersebut,” kata Jenderal Sigit.

    Baca juga:  Besok, Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam Bebas Bersyarat

    AMMTC ke-17 dijadwalkan akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dan akan dipimpin oleh Kapolri Jenderal Sigit sebagai Ketua AMMTC 2023. Acara ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 20 hingga 23 Agustus 2023.

    Sepuluh menteri dari negara-negara anggota ASEAN akan turut serta dalam AMMTC ke-17 ini. Selama kunjungan mereka, akan diadakan acara Welcome Cocktail and Toast AMMTC di atas kapal Phinisi Lako Sae. (lh)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    eSIM XL Tidak Ada Layanan, Solusi Mengatasinya

    Di era digital ini, kemajuan teknologi semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Salah satu perkembangan terbaru adalah penggunaan eSIM, yang...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Depok | VoA - Setelah mendapatkan perawatan di rumah, kondisi Solihin korban penganiayaan pengusaha konveksi (Joni) semakin memburuk. "Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah...

    Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

    Jakarta | VoA - Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI,...

    Dampak Kekecewaan Konsumen Terhadap Pembangunan Perumahan PT Rumahku Surgaku Berbuntut Gugatan ke Pengadilan

    Tangerang | VoA - Pembangunan perumahan yang dipasarkan oleh PT Rumahku Surgaku melalui PT Fidemarko Maruchi Perkasa menimbulkan gelombang kekecewaan di kalangan konsumen. Ketidakpuasan...

    Akhirnya Bawaslu Sultra Beli Rekomendasi 19 PSU dan 2 PSL

    Kendari | VoA –Akhirnya Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat, ada 19 rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan dua Pemungutan Suara...
    Berita terbaru
    Berita Terkait