29.4 C
Indonesia
Kam, 13 Juni 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

29.4 C
Indonesia
Kamis, 13 Juni 2024 | 14:07:33 WIB

    Mediasi Gagal, Penggugat Pastikan Gugatan Terhadap PT. ACP Terus Berlanjut

    spot_img

    Depok | VoA –   Sidang mediasi di Pengadilan Negeri (PN) Depok terkait dengan gugatan Permasalahan hak tanah di wilayah Kota Depok, dengan penggugat  Kol. AL (Purn) Halomoan Gultom dan Udin K bersama tim pengacara dari Kantor Advokat Firma Hukum Abdi Nusantara dengan para pihak terguggat diantaranya,PT Artha Cahaya Persada (ACP) hingga saat ini tidak menemukan titik temu.

    Mediasi terbaru yang melibatkan principal baik dari pihak penggugat maupun tergugat, sayangnya tidak menghasilkan kesepakatan. Oloan Marpaung, salah satu tim pengacara penggugat, menyampaikan kekecewaannya.

    Baca juga:  HBS Mengulas Perjalanan Penetapan Hari Jadi dan Lambang Kota Depok

    “Ketika kita mediasi pertama, pihak lawan memberikan anginlah untuk tahapan selanjutnya. Dari hasil uang ganti rugi (UGR) kita total bidang sebesar Rp. 29 miliar lalu kita sampaikan menjadi Rp. 26 miliar tapi semuanya nol. Mediasi deadlock maka dilanjutkan sidang untuk pemeriksaan pokok gugatan,”ungkap Oloan Marpaung kepada VoA.co.id usai melakukan mediasi ketiga di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Kamis (18/01/2024)

    Oloan Marpaung, salah satu kuasa hukum Kol. AL (Purn) Halomoan Gultom

    Menyoroti sengketa ini, Oloan Marpaung tetap bersikeras bahwa alas tanah yang menjadi subjek sengketa tetap berada di bawah kepemilikan kliennya. “Klaim atas hak tersebut masih dipegang oleh kami,” tegas Oloan.

    Baca juga:  Dr. H. Bambang Sutopo Resmi Anggota DPRD Depok

    Oloan Marpaung juga mengkritisi proses lelang yang dianggapnya tidak normatif. Hak-hak klien mereka masuk ke HGB PT ACP (nomor 2553) setelah melewati proses lelang yang disorotnya sebagai tidak sesuai prosedur. “BPN tidak berhati-hati dalam mengelola proses ini, ada langkah-langkah ‘siluman’ yang merugikan kliennya. Kenapa hak orang dimasukkan ke HGB PT ACP? Meskipun hasil lelang, tetap harus sesuai prosedurnya,” tandasnya.

    Baca juga:  Hadiri Raker MUI Kecamatan Cilodong, H.Bambang Sutopo: Al Ulama Warasatul Anbiya

    Hingga saat ini, Gultom dan timnya belum menerima sepeser pun Uang Ganti Kerugian (UGK) akibat klaim lahan mereka oleh PT ACP. Tujuh pihak terlibat dalam gugatan ini, termasuk Tim Likuidasi PT. Bank IFI (DL), PT Balai Lelang Star, Subagijo, Candidat Notaris pejabat lelang kelas II, PT Artha Cahaya Persada (ACP), Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok, KJPP Firman Azis & Rekan, dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan tanah untuk pembangunan jalan tol Cinere – Jagorawi (Cijago). (ed)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

    Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

    Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

    Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

    Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

    Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

    Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...

    Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

    Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...
    Berita terbaru
    Berita Terkait