23.4 C
Indonesia
Ming, 14 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

23.4 C
Indonesia
Minggu, 14 April 2024 | 19:11:21 WIB

    Kasasi Perkara Bank Titil, Nomor: 431K/PDT/2024 Resmi Diterbitkan MA

    spot_img

    Surabaya | VoA – Upaya hukum perkara ‘Bank Titil’ di kasasi oleh Mahkamah Agung (MA) Rupublik Indonesia dengan nomor putusan perkara 1198/Pdt.G/2021/PN Sby, tertanggal 30 Juni 2022 jo 576/PDT/2022/PT.SBY, tertanggal 24 Oktober 2022, dan telah teregister terbit dengan nomor perkara 431 K/PDT/2024. Sebagaimana diungkap saudari, Tina Sudartina melalui Kuasa Hukumnya, Dwi Heri Mustika, S.H.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Mahkama Agung (MA), atas resminya nomor perkara yang terbit setelah pihak kami lama menunggu dan berharap klien kami mendapatkan keadilan sebagai termohon kasasi,” terang, Dwi Heri Mustika, S.H saat ditemui VoA di kantornya, pada Sabtu (09/03/2024).

    “Mengingat putusan perkara 1198/Pdt.G/2021/PN Sby, tertanggal 30 Juni 2022 yang tidak relevan. Dirinya berharap “upaya hukum Kasasi pemohon ditolak.

    ” Klien kami diperintahkan  membayar Rp.112.950.000 ke Bank Titil. Pertanyaannya ? Bank Titil ini apakah terdaftar di Bank Indonesia.(BI) lalu Bank Titil kantornya dimana ? Jika permohonan kasasi tersebut dikabulkan, apakah tidak kacau ini. Kalau benar demikian maka automatis Bank Titil akan menjadi Yurisprudensi,” terang Dwi Heri Mustika, S.H yang kini menjabat Ketua Komisi Media dan Publikasi Badan Pengurus Wilayah (BPW) Peradin Jawa Timur.

    Dalam pemberitaan beberapa waktu lalu, Dwi menuturkan, bahwa perkara ini sebelumnya sempat dan pernah dinyatakan tidak diterima oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan nomor perkara : 372/Pdt.G/2021/PN.Sby, tertanggal 01 November 2021.

    Baca juga:  Diduga Tidak Terima Diberitakan, Oknum Kepercayaan Pengusaha Galian C Aniaya Wartawan di Asahan

    Namun sejurus kemudian, gugatan kembali dimohonkan oleh penggugat (IAP) warga Karang Pilang, Surabaya, Jawa Timur, selanjutnya muncul putusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya nomor : 1198/Pdt.G/2021/PN Sby, tertanggal 30 Juni 2022.

    “Inikan aneh, untuk itu menurut kami” demi menjunjung tinggi azas peradilan dan guna hak mendapatkan kepastian hukum atas nama klien kami Tina Sundartina (55). Peristiwa hukum ini akan kita kawal. Kami datang langsung ke Mahkamah Agung (MA) saat kasasi dimohonkan,” tandasnya.

    Dwi menyebut” pada pembuktian sebelumnya putusan Mahkamah Agung (MA) telah menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi (IAP) warga Karangpilang yang semula terbanding dan penggugat di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur. Itulah sebabnya perkara ini akan tetap kita perjuangkan sampai ke Mahkamah Agung (MA).

    “Alasan sudah tegas tertuang melalui putusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, “kan cukup tak masuk akal.
    ” Pertama, perkara ini pernah ditolak Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. ‘Kedua, tiba-tiba Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memutuskan perkara ini dengan nomor :1198/Pdt.G/2021/PN Sby, tertanggal 30 Juni 2022 , bersama panitera pengganti saudara, Siswanto, dengan menyebut klien kami sebagai termohon kasasi yang semula pemohon banding dan tergugat di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya diwajibkan membayar Bank Titil senilai Rp. 112.950.000. Ini yang tidak wajar,” menurut kami.

    Baca juga:  Meminjam Sepeda Motor Yang Masih Menjadi Objek Kredit Di FIF dan Dijadikan Jaminan ”Pelaku Di Vonis Penjara Satu Tahun”

    Padahal” syarat formal yang bersifat fundamental dari sebuah permohonan kasasi di Mahkamah Agung, (memory kasasi) ada sebutan didalamnya dicantumkan Bank Titil. Disitulah praktik tidak masuk akal dan tak wajar. Apa sih Bank Titil itu dan kantornya dimana ? Coba apakah bisa ditunjukan kantor banknya dimana dan saat itu juga kami lakukan kontra memory kasasi dari Relaas pemberitahuan pemohon,” tutur, pengacara yang berkantor di Kemayoran, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta dan Jalan.Wonorejo Selatan Baru Rungkut, kota Surabaya, Jawa Timur.

    Dwi selaku, Wakil Ketua Komisi Media, Hubungan Masyarakat (Humas) serta Hubungan Luar Negeri Badan Pengurus Pusat (BPP) Persatuan Advokat Indonesia, juga menjadi Ketua Umum (Ketum) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cakra Tirta Mustika (Cakram) mengatakan” Upaya hukum ini tak ada niat dan maksud intervensi atas keputusan lembaga peradilan Majelis Hakim Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI).

    Sebagai informasi, majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya (PN) sebelumnya pernah menyatakan menolak perkara ini dengan nomer perkara : 372/Pdt.G/2021/PN.Sby, tertanggal 01 November 2021. Kemudian, gugatan dimohonkan kembali dan munculah putusan perkara nomor : 1198/Pdt.G/2021/PN Sby, tertanggal 30 Juni 2022.

    Baca juga:  Haknya Dirampas, Halomoan Gultom Lakukan Gugatan Hukum

    Karena putusan Bank Titil di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya ini bagi kami adalah putusan menyesatkan dan tidak mendasar, “sebab jika permohonan kasasi Bank Titil dikabulkan hingga menjadi Yurisprudensi, maka kedepan Bank Titil dianggap legal di seluruh Nusantara,” kata, Dwi Heri yang baru saja dilantik sebagai pengurus pusat Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) sebagai Wakil Ketua Komisi Media, Hubungan Masyarakat (Humas) dan Hubungan Luar Negeri di Kampus Universitas Tarumanegara.

    Ironisnya lanjut Dwi, putusan Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur (Jatim) nomor: 576/PDT/2022/PT.SBY, tertanggal 24 Oktober 2022, terbanding yang semula penggugat di pengadilan negeri (PN) Surabaya harus membayar kerugian material sebesar Rp. 31.231.000 untuk dibayar seketika.

    “Dalam Putusan, Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya dengan nomor perkara: 576/PDT/2022/PT.SBY, tertanggal 24 Oktober 2022 menyatakan bahwa” terbanding yang semula penggugat di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya telah melakukan perbuatan melawan hukum (PMH). Harapan kami Mahkamah Agung (MA) obyektif dalam memutuskan perkara ini” tutupnya. (okik/Bersambung)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Kiprah Khofifah di Dunia Politik dari Gus Dur Hingga Jokowi Berikut Keponakannya, Lia Istifhama

    Surabaya | VoA- Jika Anda seorang yang menyukai sejarah, maka wanita ini menjadi salah satu yang patut anda selisik lagi kehebatannya dalam sejarah politik...

    Babak Baru Kriminalisasi Pejuang Buruh Perempuan Jawa Timur

    Surabaya | VoA - Dwi merupakan buruh perempuan yang bekerja di PT. Mentari Nawa Satria atau dikenal Kowloon Palace Surabaya pada bagian staff accounting dengan...

    Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

    Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
    Berita terbaru
    Berita Terkait