close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

32.8 C
Jakarta
Kamis, Juli 25, 2024

Andi Tatang Supriyadi Sebut Putusan PN Depok dalam Kasus Sengketa Tanah di Pancoran Mas Cacat Formil

spot_img

Depok | VoA – Andi Tatang Supriyadi, Kuasa Hukum Thun Tjang dan Sutopo, menilai bahwa putusan Pengadilan Negeri (PN) Depok terkait sengketa tanah seluas 351 meter persegi di Jalan Siliwangi, Pancoran Mas, Depok, mengandung cacat formil yang merugikan hak konstitusional para tergugat.

Andi Tatang menjelaskan bahwa alamat yang digunakan oleh PN Depok dalam proses pemanggilan tidak benar, menyebabkan panggilan terhadap tergugat menjadi tidak sah. Selain itu, tergugat mengaku tidak pernah menerima surat panggilan dari pengadilan.

Baca juga:  Jelang Pemilu 2024, Caleg DPRD Depok Ahmad Zarkasih dapat Dukungan dari Ustadz dan Ulama

“Kami menduga terdapat kelalaian dari pihak pengadilan dalam proses pemanggilan ini. Putusan ini memang telah memiliki kekuatan hukum tetap, tetapi kami akan menempuh upaya hukum luar biasa, termasuk melaporkan hakim yang menangani perkara ini ke Komisi Yudisial,” tegas Andi Tatang, Selasa (28/05/2024)

Dalam putusan bernomor 83/Pdt.G/2023/PN.Dpk, PN Depok memenangkan pihak penggugat dan memerintahkan tergugat untuk membayar ganti rugi sebesar Rp. 1 miliar.

Baca juga:  Ramadhan 1445 H, Lima Kegiatan Unggulan Dinas Pendidikan Kota Depok

Andi Tatang juga menyoroti keabsahan pemeriksaan setempat (descente) yang dilakukan oleh pengadilan. Menurutnya, tergugat dan warga sekitar tidak pernah melihat atau menerima pemberitahuan terkait pemeriksaan tersebut.

“Kami juga telah mendaftarkan upaya hukum luar biasa, yaitu Peninjauan Kembali (PK),” tambah Andi Tatang.

Saat media mencoba mengonfirmasi pihak PN Depok dengan mengunjungi PTSP untuk bertemu dengan Humas atau Kepala PN Depok, didapati bahwa yang bersangkutan sedang berada di luar kota. (ed)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait