close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.1 C
Jakarta
Selasa, Juli 16, 2024

Yusra Amir Menggugat Wanprestasi, Saksi Ahli Tegaskan PPJB Tidak Mengalihkan Hak Kepemilikan

spot_img

Depok | VoA – Sidang perkara gugatan Wanprestasi dengan perkara No. 09/Pdt.G/2024/PN.Dpk antara pihak Penggugat Yusra Amir dan pihak Tergugat Daud Kornelius Kamaruddin (Tergugat 1), Widodo Budidarmo, SH., MKn (Tergugat 2), dan turut tergugat Kania Susanty Edwin, SH., MKn di Pengadilan Negeri (PN) Depok kelas 1A telah memasuki tahap pemeriksaan Saksi Ahli, Kamis (27/06/2024).

Penasihat Hukum penggugat, Mathilda SH, yang didampingi oleh Udin Wibowo SH, menghadirkan seorang Saksi Ahli di bidang hukum perdata, yaitu Dr. Subani, SH., MH, yang juga merupakan Dosen di Universitas Trisakti.

Baca juga:  Perkara Yusra, Pelapor Diduga Menyembunyikan Informasi Penting dari Penyidik Polresto Depok

Dalam persidangan, saksi ahli Dr. Subani menjelaskan bahwa sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA), hukum agraria yang berlaku atas bumi, air, dan ruang angkasa adalah hukum adat, sepanjang tidak bertentangan dengan kepentingan nasional dan negara.

Saksi Ahli menambahkan bahwa dalam hukum adat tentang tanah terdapat asas hukum yang menyatakan bahwa jual beli tanah harus dilakukan secara terang dan tunai.

Makna dari “terang” adalah bahwa jual beli bidang tanah harus dilakukan di hadapan kepala adat, sedangkan “tunai” mengandung makna bahwa jual beli di bidang tanah di hadapan kepala adat tersebut harus dibayar secara tunai atau lunas.

Baca juga:  Sidang Yusra Amir, Saksi Tineke Sebut Ada Cicilan Pembayaran kepada Daud Kornelius Komarudin

Sedangkan, fungsi kepala adat tersebut dalam suasana hukum nasional digantikan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Lebih lanjut, Dr. Subani juga mengungkapkan di depan Majelis Hakim bahwa istilah “PPJB lunas” tidak ada dalam peraturan perundang-undangan. PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) yang dibuat dengan Notaris belum bisa serta merta dapat mengalihkan kepemilikan hak, karena yang berhak adalah PPAT.

Baca juga:  PT Kencana Graha Optima Wanprestasi, Atas Gugatan PT Prabu Budi Mulia di PN Jaksel Terkait Pembangunan Apartemen

PPJB bidang tanah yang dibuat secara notariil di hadapan notaris membuktikan bahwa harga penjualan tanah tersebut belum dibayar lunas. Jika sudah dibayar lunas, maka Akta Jual Beli (AJB) sudah pasti akan dibuat di hadapan PPAT dan bukan di hadapan notaris, jelas saksi ahli.

Sidang perkara perdata ini masih akan berlanjut pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya dari pihak pengugat. (ed)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait