close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

25.1 C
Jakarta
Selasa, Juli 16, 2024

Yusra Amir Divonis 3 Tahun 6 Bulan, Penasihat Hukum Siap Ajukan Banding

spot_img

Depok | VoA – Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok menggelar sidang putusan terhadap terdakwa Yusra Amir dalam kasus penipuan. Majelis Hakim memutuskan bahwa Yusra Amir divonis hukuman 3 tahun dan 6 bulan penjara.

“Menyatakan terdakwa Yusra Amir Bin Amir Yahya terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan,” ujar Majelis Hakim dalam pembacaan putusan, Rabu (03/07/2024).

Baca juga:  Pengedar Narkoba di Rutan Depok Divonis 20 Tahun Bui

Sidang ini dipimpin oleh Hakim Ketua Ultry Meilizayeni dengan Hakim anggota Zainul Hakim Zainuddin dan Andry Eswin Sugandhi Oetara.

Setelah persidangan, Penasihat Hukum terdakwa, Mathilda, yang didampingi oleh Udhin Wibowo dan Rozy Fahmi, mengungkapkan rasa kecewanya.

“Dalam amar putusan Majelis Hakim tidak dibacakan pertimbangan analisa hukum kami sebagai Penasihat Hukum terdakwa,” ujar Mathilda.

Baca juga:  Dua Hal Ini Jadi Prioritas Veronica Wiwin Widarini

Mathilda juga menyoroti bahwa Majelis Hakim tidak memberi kesempatan kepada terdakwa untuk berkomunikasi dengan Penasihat Hukumnya.

“Biasanya usai pembacaan putusan, Majelis Hakim akan memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk berkomunikasi kepada Penasihat Hukumnya, dan baru kali ini saya bersidang usai pembacaan putusan Majelis Hakim tidak memberikan kesempatan itu,” tuturnya dengan nada kecewa.

Menurut Mathilda, kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 2 miliar, yang dituduhkan kepada kliennya penuh dengan ketidakjelasan dan banyak kejanggalan. Oleh karena itu, ia dengan tegas akan mengajukan banding atas keputusan Majelis Hakim PN Depok.

Baca juga:  Kuasa Hukum Yusra Amir: Kesaksian Ahli Menunjukkan Kasus Masuk Ranah Perdata

Tim kuasa hukum berharap bahwa proses banding nanti akan membawa keadilan yang lebih objektif dan mendalam, serta memberikan kesempatan bagi Yusra Amir untuk membela diri secara lebih adil di hadapan hukum. (ed)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait