26.4 C
Indonesia
Kam, 22 Februari 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Kamis, 22 Februari 2024 | 18:14:22 WIB

    Penemuan Mayat WNI di Jepang, Polri: Terduga Pelaku Sudah Diamankan

    spot_img

    Jakarta | VoA Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang dikenal dengan inisial JPC ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen di Maebashi, Prefektur Gunma, Jepang. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian JPC masih belum terungkap.

    Dalam perkembangan terbaru terkait insiden ini, Irjen Pol. Krishna Murti, S.I.K., M.Si., yang menjabat sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri (Kadiv Hubinter Polri), menjelaskan bahwa aparat kepolisian setempat telah berhasil menangkap seorang tersangka yang diduga terlibat dalam pembunuhan JPC.

    Baca juga:  Tim Macan Linggau Berhasil Lumpuhkan Dua Bandit yang Meresahkan Masyarakat

    “Dengan koordinasi yang baik antara Polri dan kepolisian Jepang, kami ingin menyampaikan bahwa pihak berwenang Jepang telah berhasil menangkap tersangka yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan JPC,” kata Irjen Pol. Krishna Murti. Pernyataan ini dikutip dari sumber berita PMJNews.

    Berdasarkan informasi yang diterima, penangkapan terhadap tersangka dilakukan di salah satu stasiun di wilayah Tokyo pada hari Kamis, tanggal 24 Agustus 2023, sekitar pukul 13.25 waktu setempat.

    Baca juga:  Tim Macan Linggau Ringkus Gengster Bersenjata Tajam

    Meskipun demikian, Irjen Pol. Krishna Murti menegaskan bahwa status tersangka yang telah ditangkap tersebut masih harus diverifikasi lebih lanjut. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian serta lingkungan tempat tinggal JPC. Tujuannya adalah untuk melacak pergerakan korban dan menggali berbagai kemungkinan yang terkait dengan insiden ini.

    Lebih lanjut, Irjen Pol. Krishna Murti mengungkapkan, “Saat ini, kami belum dapat mengonfirmasi secara resmi apakah tersangka yang diamankan benar-benar merupakan pelaku pembunuhan. Sistem hukum di Jepang mensyaratkan bahwa proses investigasi harus dilakukan secara berjenjang. Saat ini, fokus utama kami adalah pada dugaan penelantaran terhadap jenazah korban.”

    Baca juga:  Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali "Lapor Polisi"

    Kasus ini masih terus berkembang, dan pihak berwenang akan terus bekerja keras untuk mengungkap kebenaran di balik kematian tragis WNI ini. (lh)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    eSIM XL Tidak Ada Layanan, Solusi Mengatasinya

    Di era digital ini, kemajuan teknologi semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Salah satu perkembangan terbaru adalah penggunaan eSIM, yang...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Depok | VoA - Setelah mendapatkan perawatan di rumah, kondisi Solihin korban penganiayaan pengusaha konveksi (Joni) semakin memburuk. "Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah...

    Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

    Jakarta | VoA - Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI,...

    Dampak Kekecewaan Konsumen Terhadap Pembangunan Perumahan PT Rumahku Surgaku Berbuntut Gugatan ke Pengadilan

    Tangerang | VoA - Pembangunan perumahan yang dipasarkan oleh PT Rumahku Surgaku melalui PT Fidemarko Maruchi Perkasa menimbulkan gelombang kekecewaan di kalangan konsumen. Ketidakpuasan...

    Akhirnya Bawaslu Sultra Beli Rekomendasi 19 PSU dan 2 PSL

    Kendari | VoA –Akhirnya Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat, ada 19 rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan dua Pemungutan Suara...
    Berita terbaru
    Berita Terkait