23.4 C
Indonesia
Jum, 1 Maret 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

23.4 C
Indonesia
Jumat, 1 Maret 2024 | 0:52:39 WIB

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    spot_img

    Depok | VoA – Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima di tegur buang sampah sembarangan di Bantaran Kali.

    Penganiayaan terjadi tidak jauh dari rumah Solihin di Jl Raya Pitara (Lapangan Sutet) Kelurahan Rangkapan Jaya Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok pada Senin, (12/02/2024). Dari pengakuan korban dirinya dianiya saat menegur pelaku buang sampah di Bantaran Kali.

    Pak Solihin Korban Penganiayaan

    “Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah muka dan membanting korban, sampai bibir pecah serta kepala korban bocor terbentur pondasi, kemudian setelah itu korban mencoba menghindar. Setelah itu pada saat ingin menghindari pukulan, pelaku juga menendang ke arah tangan dan kaki korban, ” tuturnya.

    Baca juga:  Pernyataan Tegas Warek STIE Universitas Adhy Niaga dan Rektor Universitas Sahid Mengenai Keabsahan Ijazah Ricco Ferdianto

    Atas kejadian tersebut korban lapor ke Polisi karena mengalami trauma dan mengalami luka sobek pada bagian bibir dan kepala.

    Sebelum membuat Laporan ke Polres Depok, korban didampingi keluarganya mendatangi Polsek Pancoran Mas untuk membuat laporan, sampai di Polsek Pancoran Mas bertemu anggota yang piket,” ungkap Syarif salah satu keluarga korban kepada VOA.co.id.

    Baca juga:  Polres Metro Depok Berhasil Bekuk 3 Pengedar Narkoba

    Lanjut Syarif, setelah bertemu anggota yang piket, bukan nya diterima untuk membuat laporan malah menyuruh untuk berdamai,” Saya ini adik Pelaku Penganiayaan, sudah berdamai saja, silahkan Lapor ke Polres saya tunggu,” ungkap Syarif sambil menirukan perkataan anggota yang piket.

    Keluarga korban akhirnya memutuskan untuk melaporkan pelaku ke Polres Depok karena kasusnya tidak diproses secara hukum oleh Polsek Pancoran Mas.

    Korban didampingi oleh keluarganya membuat laporan polisi dengan Nomor LP/B/313/II/2024/Polres Metro Depok/Polda Metro Jaya, tanggal 12 Februari 2024, pukul 14:47 WIB, yang menunjukkan bahwa laporan telah diterima oleh pihak Polres Depok.

    Sampai berita ini di turunkan belum ada penangkapan terhadap pelaku, keluarga korban berharap kasus ini segera di proses dan pelaku segera ditangkap. (LH)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    eSIM XL Tidak Ada Layanan, Solusi Mengatasinya

    Di era digital ini, kemajuan teknologi semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Salah satu perkembangan terbaru adalah penggunaan eSIM, yang...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Menduga Kecurangan Rekapitulasi” Ning Lia Minta KPU Hapus Suara Siluman DPD RI di Sirekap Jatim

    Surabaya | VoA - Dugaan kecurangan sistemik dari Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) KPU sebabkan jumlah pemilih di satu TPS tertulis lebih dari ratusan pemilih....

    Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Depok | VoA - Setelah mendapatkan perawatan di rumah, kondisi Solihin korban penganiayaan pengusaha konveksi (Joni) semakin memburuk. "Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah...

    Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

    Jakarta | VoA - Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI,...

    Dampak Kekecewaan Konsumen Terhadap Pembangunan Perumahan PT Rumahku Surgaku Berbuntut Gugatan ke Pengadilan

    Tangerang | VoA - Pembangunan perumahan yang dipasarkan oleh PT Rumahku Surgaku melalui PT Fidemarko Maruchi Perkasa menimbulkan gelombang kekecewaan di kalangan konsumen. Ketidakpuasan...
    Berita terbaru
    Berita Terkait