23.4 C
Indonesia
Ming, 14 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

23.4 C
Indonesia
Minggu, 14 April 2024 | 18:50:49 WIB

    Pelaku Penganiayaan Kakek Berusia 60 Tahun di Depok, Gegara Buang Sampah di Bantaran Kali “Belum di Tahan”

    spot_img

    Depok | VoA – Joni pelaku penganiayaan terhadap seorang kakek bernama Solihin (60) sampai saat ini belum di tahan.

    Berita yang beredar di media daring inews.id bahwa pelaku sudah di tahan Polres Depok itu tidak benar, berita dengan judul “Aniaya Kakek di Depok usai Buang Sampah Sembarangan, Pria Ini Terancam 5 Tahun Penjara”.

    Di tempat terpisah VOA.co.id mencoba klarifikasi berita tersebut kepada Kepala Urusan (Kaur) Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi, beliau mengatakan saat ini pelaku dalam proses penyidikan, belum ada penahanan kepada pelaku, ” ungkap melalui pesan whatsapp, selasa (14/02/24).

    Lanjut, terkait berita kami sudah konfirmasi ulang kepada penulis,  akan di koreksi,  bukan berita hoax, ” ungkapnya.

    Baca juga:  Sholat Subuh Berjamaah Keliling dan Jumat Curhat di Masjid Jami Al Barkah Sukmajaya Tajurhalang, Bersama Kasat Binmas Polrestro Depok

    Sebelumnya diberitakan, Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima di tegur buang sampah sembarangan di Bantaran Kali.

    Penganiayaan terjadi tidak jauh dari rumah Solihin di Jl Raya Pitara (Lapangan Sutet) Kelurahan Tangkapan Jaya Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok pada Senin, (12/02/2024). Dari pengakuan korban dirinya dianiya saat menegur pelaku buang sampah di Bantaran Kali.

    “Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah muka dan membanting korban, sampai bibir pecah serta kepala korban bocor terbentur pondasi, kemudian setelah itu korban mencoba menghindar. Setelah itu pada saat ingin menghindari pukulan, pelaku juga menendang ke arah tangan dan kaki korban, ” tuturnya.

    Baca juga:  Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Atas kejadian tersebut korban lapor ke Polisi karena mengalami trauma dan mengalami luka sobek pada bagian bibir dan kepala.

    Sebelum membuat Laporan ke Polres Depok, korban didampingi keluarganya mendatangi Polsek Pancoran Mas untuk membuat laporan, sampai di Polsek Pancoran Mas bertemu anggota yang piket,” ungkap Syarif salah satu keluarga korban kepada VOA.co.id.

    Lanjut Syarif, setelah bertemu anggota yang piket, bukan nya diterima untuk membuat laporan malah menyuruh untuk berdamai,” Saya ini adik Pelaku Penganiayaan, sudah berdamai saja, silahkan Lapor ke Polres saya tunggu,” ungkap Syarif sambil menirukan perkataan anggota yang piket.

    Baca juga:  Viral Di Medsos, Rekaman Video Siswi SMP  Kendari Dianiaya hingga Pingsan

    Keluarga korban akhirnya memutuskan untuk melaporkan pelaku ke Polres Depok karena kasusnya tidak diproses secara hukum oleh Polsek Pancoran Mas.

    Korban didampingi oleh keluarganya membuat laporan polisi dengan Nomor LP/B/313/II/2024/Polres Metro Depok/Polda Metro Jaya, tanggal 12 Februari 2024, pukul 14:47 WIB, yang menunjukkan bahwa laporan telah diterima oleh pihak Polres Depok.

    Sampai berita ini di turunkan belum ada penangkapan terhadap pelaku, keluarga korban berharap kasus ini segera di proses dan pelaku segera ditangkap. (LH)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Kiprah Khofifah di Dunia Politik dari Gus Dur Hingga Jokowi Berikut Keponakannya, Lia Istifhama

    Surabaya | VoA- Jika Anda seorang yang menyukai sejarah, maka wanita ini menjadi salah satu yang patut anda selisik lagi kehebatannya dalam sejarah politik...

    Babak Baru Kriminalisasi Pejuang Buruh Perempuan Jawa Timur

    Surabaya | VoA - Dwi merupakan buruh perempuan yang bekerja di PT. Mentari Nawa Satria atau dikenal Kowloon Palace Surabaya pada bagian staff accounting dengan...

    Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

    Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
    Berita terbaru
    Berita Terkait