26.4 C
Indonesia
Ming, 14 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Minggu, 14 April 2024 | 18:36:17 WIB

    Membimbing Anak Usia 0-7 Tahun dengan Ketertarikan dan Peran Fasilitator

    spot_img

    Pemalang | VoA – Dalam perkembangan anak usia 0-7 tahun, fase emas yang sering disebut sebagai golden age menjadi momen krusial dalam membentuk fondasi perkembangan mereka. Untuk mencapai hal ini, perlu ada orang tua dan tenaga pendidik yang berperan sebagai jembatan untuk membimbing anak-anak pada fase berharga ini, di mana perlakuan khusus seolah mereka adalah kaisar atau raja menjadi kunci utama.

    Pentingnya komunikasi yang baik dan benar dalam memahami anak-anak pada usia ini menjadi titik awal yang tidak bisa diabaikan. “Suara tanpa artikulasi tidak bisa menjadi bahasa,” dan melalui komunikasi yang tepat, anak-anak dapat mendengar, memahami, dan merespons dengan baik.

    Baca juga:  Imbas Suara Ganjar-Mahfud "Caleg PDIP Cemas" Terancam Tak Dilantik Megawati

    Anak-anak pada usia 0-7 tahun seperti kertas putih yang siap dicetak dengan pengalaman hidup mereka. Mereka memiliki ketertarikan unik yang perlu dihargai, dan biologis serta lingkungan sekitar menjadi katalisator utama bagi pengalaman mereka. Penting bagi orang tua dan pendidik untuk tidak menghancurkan ketertarikan alami anak dengan menilai apa yang seharusnya menarik bagi mereka.

    Pentingnya memahami bahwa setiap anak memiliki ketertarikan yang berbeda-beda, dan upaya orang tua dan pendidik untuk memandu anak seharusnya lebih bersifat mendeteksi daripada mengarahkan. Melalui pengamatan terhadap apa yang diminati anak, orang tua dan pendidik dapat membangun pengalaman belajar yang sesuai dan mendukung.

    Baca juga:  Kritik sebagai Pilar Ilmu Pengetahuan

    Ketertarikan anak pada suatu hal adalah kunci untuk membuka pintu ilmu yang lebih luas. Sebagai contoh, ketertarikan pada bunga dapat menjadi titik awal untuk belajar berhitung, memahami keanekaragaman serangga, dan mengamati perbedaan antar jenis bunga.

    Dalam proses ini, fasilitator, baik orang tua maupun pendidik, memiliki peran penting sebagai pembimbing. Kemampuan mereka dalam menampung ketertarikan sebenarnya anak akan membantu membangun fondasi yang kuat tanpa melawan keinginan anak. Dengan demikian, anak dapat tumbuh menjadi individu yang mampu mengontrol diri dan mengarahkan diri secara efisien berdasarkan nalurinya.

    Baca juga:  Dalam Pusaran Homo Imago Dei: Keniscayaan Pilpres Satu Putaran

    Peran fasilitator dalam menjembatani nilai-nilai inti pada anak menciptakan rasa kesadaran baru yang berharga. Oleh karena itu, melalui pendekatan ini, kita dapat memastikan bahwa anak-anak pada usia emas ini dapat tumbuh menjadi individu yang sadar dan mandiri, siap menghadapi dunia dengan pemahaman yang luas dan mendalam. (Eko B Art)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Kiprah Khofifah di Dunia Politik dari Gus Dur Hingga Jokowi Berikut Keponakannya, Lia Istifhama

    Surabaya | VoA- Jika Anda seorang yang menyukai sejarah, maka wanita ini menjadi salah satu yang patut anda selisik lagi kehebatannya dalam sejarah politik...

    Babak Baru Kriminalisasi Pejuang Buruh Perempuan Jawa Timur

    Surabaya | VoA - Dwi merupakan buruh perempuan yang bekerja di PT. Mentari Nawa Satria atau dikenal Kowloon Palace Surabaya pada bagian staff accounting dengan...

    Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

    Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
    Berita terbaru
    Berita Terkait