close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

28 C
Jakarta
Jumat, Juli 26, 2024

Guru SD, Antara Pendidikan dan Harapan Kekayaan

spot_img

Pemalang | VoA – Dalam sebuah wawancara yang menarik di kanal YouTube “Jurnal Cak Nun”, tokoh budayawan terkenal Cak Nun mengangkat isu menarik tentang peran guru-guru SD di Yogyakarta.

Dalam dialognya, Cak Nun menyoroti paradoks umum yang dihadapi oleh banyak guru: keinginan untuk mencapai kekayaan versus dedikasi pada profesi sebagai pendidik.

Cak Nun, yang lebih memilih pendekatan santai dan penuh humor, menegaskan bahwa ia tidak suka berceramah kepada guru-guru, karena menurutnya berceramah menuntut keyakinan bahwa pembicara lebih baik dari yang didengarinya.

Baca juga:  Pensi SMPN 6 Depok, Menyemai Bakat dan Kreativitas

Sebaliknya, Cak Nun lebih suka berinteraksi secara informal dan melakukan “brainstorming” bersama guru-guru untuk menemukan masalah-masalah yang dihadapi dalam proses pendidikan dan mencari solusi bersama.

Dalam dialog tersebut, Cak Nun juga mengajukan pertanyaan menarik kepada para guru yang hadir, yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun dalam profesi mengajar.

Ia mencermati bahwa kebanyakan dari mereka secara diam-diam juga memiliki impian untuk meraih kekayaan, memiliki harta benda yang lebih besar, atau bahkan mengubah aspek lain dalam kehidupan pribadi mereka.

“Saya bilang bahwa pekerjaan paling tidak rasional dari guru SD adalah kalau ingin kaya…, kalau Anda ingin kaya ya…jadi Pengusaha,” lanjut Cak Nun dengan nada humorisnya.

Baca juga:  Gathering dan Kompetisi Jampang English Village

Meskipun demikian, Cak Nun menegaskan bahwa tidak ada yang salah bagi seorang guru SD untuk bercita-cita untuk menjadi kaya. Namun, menurutnya, kunci utama untuk mencapai kesuksesan dalam profesi guru bukanlah hanya soal uang semata, melainkan fokus pada kualitas pendidikan, cinta pada anak didik, dan hubungan baik dengan wali murid.

Menurut Cak Nun, ketika seorang guru SD dapat membangun kepercayaan dari kepala sekolah, dihormati oleh murid-muridnya, dan dicintai oleh para wali murid, maka secara alami pintu-pintu kesempatan lain akan terbuka.

Baca juga:  PGRI Pemalang Menolak Hasil KLB di Surabaya, Dr. Unifah Rosyidi Adalah PB PGRI yang Sah dan Terbukti Secara Pengakuan De Facto dan De Jure

Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup mereka, tetapi juga memberikan peluang ekstra yang tidak pernah terduga sebelumnya.

Cak Nun mengajak para guru untuk fokus pada pekerjaan mereka dengan sepenuh hati, karena efek dari kualitas pendidikan yang tinggi akan berdampak positif secara finansial pada mereka, walaupun itu bukanlah tujuan utama.

“Percaya atau tidak percaya, mulai sekarang jalankan itu,” pungkasnya. (Eko B Art)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait