26.4 C
Indonesia
Kam, 22 Februari 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Kamis, 22 Februari 2024 | 18:26:40 WIB

    Pengungkapan Kanit Gakum Tentang Perkembangan Tabrakan Dramatis di Puncak Bogor

    spot_img

    Bogor | VoA – Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan terjadi di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Selasa (23/1/2024) sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa tragis ini menyebabkan 17 orang mengalami luka-luka, dengan tiga di antaranya dalam kondisi kritis.

    Menurut penjelasan Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Iptu Angga Nugraha, kecelakaan tersebut berawal saat sebuah truk boks yang membawa air mineral melaju di Jalan Raya Puncak menuju Jakarta. Truk tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan kurang memperhatikan kondisi jalan yang menurun serta menikung ke kiri.

    Baca juga:  Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 4,1 Mengguncang Mimika Papua Pada Dini Hari

    “Akibatnya, truk boks tersebut kehilangan kendali dan menabrak beberapa kendaraan yang berada di depannya,” ujar Angga dalam keterangannya pada Rabu (24/1/2024).

    Berbagai jenis kendaraan terlibat dalam kecelakaan ini, termasuk truk boks, mobil sedan, mobil SUV, mobil pickup, dan dua sepeda motor. Para korban luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cisarua.

    Baca juga:  Kelompok Kaum Bapak Respon Cepat terhadap Bencana di Kupang

    “Dari 17 korban, 14 orang mengalami luka ringan, sementara tiga orang mengalami luka berat dan saat ini masih dalam perawatan intensif di RSUD Cisarua,” tambah Angga.

    Angga memberikan imbauan kepada pengendara untuk selalu berhati-hati saat melewati Jalan Raya Puncak. Dia menekankan bahwa jalan tersebut memiliki kondisi yang cukup berbahaya, terutama saat menurun dan menikung.

    “Pengendara harus selalu waspada dan memperhatikan kondisi jalan. Pastikan juga bahwa kendaraan berada dalam kondisi laik jalan. Sementara ini, masih dalam proses penyelidikan. Pemeriksaan terhadap sopir dan saksi-saksi di lapangan sedang dilakukan. Apabila terbukti, baru dilakukan sidik jari dan dijadikan tersangka,” kata Angga.

    Baca juga:  Polisi Melakukan Penyelidikan Kebakaran Museum Nasional

    Polres Bogor telah menggerakkan tujuh personil anggota unit Gakkum Sat Lantas Polres Bogor untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan evakuasi. Selain itu, delapan personil anggota Turjawali juga dikerahkan untuk mengatur lalu lintas di sekitar lokasi kejadian. (ed)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    eSIM XL Tidak Ada Layanan, Solusi Mengatasinya

    Di era digital ini, kemajuan teknologi semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Salah satu perkembangan terbaru adalah penggunaan eSIM, yang...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Depok | VoA - Setelah mendapatkan perawatan di rumah, kondisi Solihin korban penganiayaan pengusaha konveksi (Joni) semakin memburuk. "Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah...

    Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

    Jakarta | VoA - Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI,...

    Dampak Kekecewaan Konsumen Terhadap Pembangunan Perumahan PT Rumahku Surgaku Berbuntut Gugatan ke Pengadilan

    Tangerang | VoA - Pembangunan perumahan yang dipasarkan oleh PT Rumahku Surgaku melalui PT Fidemarko Maruchi Perkasa menimbulkan gelombang kekecewaan di kalangan konsumen. Ketidakpuasan...

    Akhirnya Bawaslu Sultra Beli Rekomendasi 19 PSU dan 2 PSL

    Kendari | VoA –Akhirnya Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat, ada 19 rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan dua Pemungutan Suara...
    Berita terbaru
    Berita Terkait