close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

31.2 C
Jakarta
Kamis, Juli 11, 2024

Mahfud Md: Evaluasi Kritis terhadap Indeks Korupsi dan Panggilan untuk Perbaikan Bersama

spot_img

Jakarta | VoA Menko Polhukam Mahfud Md, dengan nomor urut 3 dalam pilpres dan seorang cawapres, mengungkapkan perspektif yang menggetarkan tentang nilai-nilai di Indonesia, membandingkannya dengan nilai sekolah. Sambil menghadapi kritik terkait kinerjanya dalam mengejar buronan korupsi, Harun Masiku, dia menegaskan kebutuhan untuk evaluasi mendalam.

“Kritik yang saya terima, termasuk dari rekan politik di pemerintahan, adalah refleksi penting,” ungkapnya saat diwawancara oleh media, dengan suatu kejelasan pikiran, menegaskan posisinya di tengah dinamika politik.

Baca juga:  Diprediksi Lolos Jadi Anggota DPD RI Versi ARCI, Keponakan Khofifah Tempel La Nyalla

Benny K Harman, Waketum Partai Demokrat dan Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, menggarisbawahi pentingnya pengakuan diri dalam konteks kinerja pemerintahan. Sementara Habiburokhman dari Partai Gerindra menyoroti pernyataan Mahfud sebagai sinyal pengakuan atas tantangan yang dihadapinya sebagai Menko Polhukam.

Namun, dalam kritiknya, Habiburokhman menyoroti aspek yang menarik. Dia merumuskan pertanyaan tajam tentang peran Mahfud dalam menjaga keadilan hukum, mempertanyakan mengapa belum turun tangan secara langsung dalam upaya memberantas korupsi, terutama kasus seperti Harun Masiku yang belum terselesaikan.

Baca juga:  Kritik Pernyataan Mahfud MD, Jerry Massie Sampaikan Ini

Dalam konteks ini, Mahfud ditekan untuk memberikan klarifikasi terkait kasus-kasus yang mencuri perhatian publik, seperti kemampuan Harun Masiku untuk berpindah-pindah masuk ke dalam negeri meskipun ada pengejaran dari penegak hukum. Poin pentingnya adalah koordinasi yang dipegang oleh Mahfud sebagai Menko Polhukam dalam sektor imigrasi.

Sebelumnya, Mahfud menyoroti secara tegas bahwa angka indeks persepsi korupsi Indonesia, sebesar 3,4, sangatlah rendah. Perumpamaannya dengan nilai sekolah membuat pernyataannya lebih mengena, menyampaikan bahwa jika dihubungkan dengan skala nilai sekolah, angka tersebut sama dengan tidak lulus.

Baca juga:  Dr. H. Bambang Sutopo Resmi Anggota DPRD Depok

Namun, dengan segala tantangan yang ada, Mahfud menyatakan keterlibatannya bersama Ganjar Pranowo untuk memperbaiki situasi tersebut. Penekanannya pada perlunya perbaikan menggarisbawahi keseriusan untuk menciptakan perubahan yang lebih baik di masa depan.

Dari pandangan yang disampaikan, terlihat bahwa Mahfud Md tidak hanya mengakui ketidaklulusan dalam hal indeks persepsi korupsi, tetapi juga mengajak untuk berkolaborasi dalam usaha perbaikan demi kemajuan bersama. (ipul)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait