close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

28 C
Jakarta
Kamis, Juli 25, 2024

Harmonisasi Kampanye, HBS Ajak Saling Jaga dan Menghormati Sesama Caleg

spot_img

Depok | VoA – Pada masa kampanye politik, para calon legislatif secara aktif memperkenalkan diri dan mempromosikan visi-misi mereka kepada masyarakat. Namun, tidak jarang insiden merugikan baik kandidat maupun masyarakat terjadi. Salah satu contohnya adalah kasus penempelan stiker salam di tempat yang tidak semestinya, seperti yang dialami oleh H. Bambang Sutopo (HBS), calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dapil Kecamatan Cilodong-Tapos nomor urut 1.

Penempelan stiker salam di Cermin Cembung Jalan menciptakan kesan buruk terhadap HBS sebagai individu yang berkomitmen melayani masyarakat. Ia pun memberikan imbauan kepada pendukungnya untuk tidak melakukan penempelan stiker salam di tempat yang tidak pantas.

Baca juga:  LPM Cilangkap Sebut Hasil Kerja Pokmas Bikin Puas

“Mohon teman-teman yang mencintai HBS tidak menempelkan stiker salam ini di cermin cembung jalan ini, tempellah di tempat-tempat yang baik dan bagus, dan sudah ada izin dari lingkungan,” imbau HBS, Rabu (03/01/2024)

“Dan mari kita saling menjaga dan menghormati sesama Caleg,” sambungnya.

Menurut HBS, stiker salam tersebut sudah dibagikan dalam rangka sosialisasi sekitar 9 bulan yang lalu. Namun, belakangan ini ada pihak yang sengaja dan tidak bertanggung jawab menempelkannya di tempat yang tidak semestinya. Dalam upaya membersihkan stiker yang ditempelkan di cermin cembung jalan, HBS bahkan harus meminjam kursi karena tinggi kacanya dan sulit dijangkau dengan tangan biasa.

Baca juga:  Keren! Politisi Senior PKS Ini Raih Gelar Doktor Ilmu Pendidikan Uninus Bandung
HBS sedang membersihkan stiker salam yang menempel di cermin cembung jalan

“Betapa susahnya tadi nyopotnya harus pinjam kursi dulu karena tinggi kacanya dan tidak bisa dijangkau oleh tangan. Alhamdulillah, stiker tersebut telah terlepas, dan cermin cembung jalan kembali bersih,” ungkapnya.

HBS menyadari bahwa ini mungkin bagian dari “Black Campaign” yang dilancarkan oleh pihak tertentu untuk mencitrakan dirinya buruk. Meskipun dihadapkan pada tantangan ini, HBS terus berjuang untuk meraih kemenangan, dan ia berharap pendukungnya tetap memberikan dukungan dengan cara yang etis dan positif.

Baca juga:  H. Bambang Sutopo Adakan Senam Sehat dan Dukungan UMKM untuk Warga Cilodong

“Bismillah terus berjuang untuk kemenangan HBS, walau hal yang tidak mudah karena sudah mulai muncul ‘Black Campaign’ di lapangan untuk mencitrakan jelek HBS,” ucapnya penuh semangat.

Respons Terhadap Kejadian:

Setelah mendapatkan laporan tentang penempelan stiker salam di cermin cembung jalan, HBS segera bertindak. Ia tidak hanya membersihkan stiker tersebut, tetapi juga bersilahturahmi dengan Ketua RT 3/RW 4, Pak Marodih. Kolaborasi antara HBS dan pihak-pihak terkait diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih dari praktek kampanye yang tidak etis. (ed)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait