23.4 C
Indonesia
Ming, 14 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

23.4 C
Indonesia
Minggu, 14 April 2024 | 18:54:03 WIB

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    spot_img

    Surabaya | VoAPengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas dengan pelatihnya Shin Tae Yong (STY) bukan hanya dilakukan oleh Towel tapi juga oleh sahabat saya Akmal Marhali dan beberapa pengamat bola Asean yang lain.

    Menurut Saleh Mukadar, hanya saja kritik Akmal dan yang lain memiliki alasan kuat yakni agar Federasi tidak lupa dengan pemain dari kompetisi agar prestasi yang diukir lewat program Naturalisasi tersebut berkesinambungan.

    Baca juga:  Kejuaraan Judo Jakarta Open 2023, JAD Tiang Bendera Menorehkan Prestasi Emas untuk Indonesia

    Garuda besutan Shin Tae Yong selama ini memang sepertinya agak mengabaikan materi pemain dari Liga Indonesia karena memang yang pertama faktor stamina lalu mentalitas dan juga performa mereka tidak sebagus pemain- pemain yang merumput di Eropa.

    Orang seperti Towel harusnya juga sadar bahwa tugas pelatih Nasional seperti Shin Tae Yong adalah mencetak prestasi bukan melakukan Pembinaan sehingga apapun yang dia (STY) lakukan demi prestasi haruslah didukung, kata Saleh Ismail Mukadar pada voa.co.id Sabtu (30/03/2024)

    Baca juga:  Bersatu dalam Ajang Kompetisi, Turnamen Futsal Membara di Pemalang

    Ya” karena sejak Shin Tae Yong direkrut menjadi pelatih Timnas di 2019, lalu rangking FIFA kita berada di urutan 173 dan saat ini Rangking FIFA kita sudah 134 serta dalam beberapa laga pertandingan kedepan rangking FiFA tersebut bukan tidak mungkin akan melampaui semua negara di Asean.

    Untuk itu saya mengomentari, bila Towel maupun para pengamat lain yang ingin melakukan kritik dengan alasan agar pemain liga juga diperhatikan karena Naturalisasi adalah Prestasi instant maka seharusnya kritik tersebut ditujukan kepada Federasi. Karena hingga kini kompetisi kita masih belepotan dengan oknum para mafia bola terkait adanya tangan – tangan kotor yang suka mengatur Skoor pertandingan di kompetisi Indonesia.

    Baca juga:  Pembukaan Turnamen Bola Basket NEPAL CUP II Tahun 2024 Dalam Rangka Memperingati Dies Natalis SMK N 1 Pemalang Ke-56 

    Menurut Saleh Mukadar, dugaan itu saat ini juga masih bergentayangan walaupun mereka tidak lagi berada di Federasi pasca kerusuhan Kanjuruhan, jelasnya. (okik)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Kiprah Khofifah di Dunia Politik dari Gus Dur Hingga Jokowi Berikut Keponakannya, Lia Istifhama

    Surabaya | VoA- Jika Anda seorang yang menyukai sejarah, maka wanita ini menjadi salah satu yang patut anda selisik lagi kehebatannya dalam sejarah politik...

    Babak Baru Kriminalisasi Pejuang Buruh Perempuan Jawa Timur

    Surabaya | VoA - Dwi merupakan buruh perempuan yang bekerja di PT. Mentari Nawa Satria atau dikenal Kowloon Palace Surabaya pada bagian staff accounting dengan...

    Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

    Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...

    Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

    Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...
    Berita terbaru
    Berita Terkait