close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

30.1 C
Jakarta
Rabu, Juli 24, 2024

Menghadapi Bencana dengan Pelatihan Mitigasi di Pemalang

spot_img

Pemalang | VoA – Pelatihan mitigasi bencana yang baru-baru ini digelar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang memiliki tujuan yang jelas, yakni  meningkatkan kesiapan dan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.

Giat pelatihan ini didasari oleh serangkaian peristiwa bencana yang melanda beberapa wilayah di Pemalang, seperti longsor di Dusun Sirongge, Desa Tundagan, Kecamatan Watukumpul, dan bencana lainnya seperti angin kencang, banjir, serta tanah longsor di berbagai lokasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemalang, Heriyanto, menyampaikan data mengenai kerugian yang diakibatkan oleh bencana-bencana tersebut. Ia menyoroti pentingnya pelatihan mitigasi sebagai langkah preventif untuk meminimalisir kerugian dan mengurangi dampak negatif yang mungkin timbul.

Baca juga:  Pesan Kepsek SMP Negeri 1 Ampelgading untuk Akhir Tahun Ajaran 2023-2024

“Dengan adanya pelatihan mitigasi bencana, setidaknya kita memiliki persiapan yang lebih baik guna meminimalisir dampak yang timbul,” ungkap Heriyanto, Sabtu (09/03/2024)

Dia juga menegaskan bahwa meskipun tidak dapat menghindari sepenuhnya terjadinya bencana, pelatihan ini memberikan landasan pengetahuan dan keterampilan yang dapat membantu warga menghadapi dan mengurangi risiko.

Heriyanto juga mencatat potensi besar bencana longsor di wilayah Watukumpul. Sebagai respons, pihaknya telah memberikan bantuan kepada korban dan memperkenalkan sarana pendukung Early Warning System (EWS) agar warga dapat menerima peringatan lebih dini. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir dampak bencana dan memperlancar upaya evakuasi.

Baca juga:  Musim Hujan, Dinkes Pemalang Imbau Waspada DBD

“Pencegahan longsor dengan penghijauan dan langkah-langkah pencegahan lainnya menjadi langkah penting,” tambah Heriyanto. Ia juga mengajak semua warga untuk bersama-sama mendekatkan diri kepada Tuhan, berdoa agar dilindungi dari bencana dan wabah.

Dalam menyongsong bulan suci Ramadan, tak lupa Heriyanto mengucapkan selamat berpuasa dan kembali mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci tersebut dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca juga:  Ini Visi Kabupaten Pemalang untuk 20 Tahun ke Depan

Sementara itu, pihak pelaksana pelatihan memberikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi masyarakat, yang menunjukkan perhatian dan kepedulian mereka terhadap upaya penanggulangan bencana.

“Harapannya, peserta dapat memiliki keterampilan yang lebih baik dalam menanggapi bencana dan dapat menyampaikan pengetahuan yang diperoleh kepada warga lainnya. Dengan demikian, kesadaran kolektif akan pentingnya mitigasi bencana dapat ditanamkan secara lebih luas di masyarakat Pemalang,” tutunya. (Eko B Art)

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terpopuler

Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...

Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...
Berita terbaru
Berita Terkait