28.4 C
Indonesia
Kam, 13 Juni 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

28.4 C
Indonesia
Kamis, 13 Juni 2024 | 15:34:38 WIB

    Inovasi Ketahanan Pangan, TNI AD dan Pemkot Depok Budidaya Bawang Merah Melalui Urban Farming

    spot_img

    Depok | VoA – Selain menjalankan tugas utama menjaga ketahanan negara, TNI AD juga berperan dalam membantu pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional. Mengingat keterbatasan lahan pertanian di Kota Depok, metode urban farming menjadi alternatif yang dipilih.

    Kodim 0508/Depok berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan berbagai pemangku kepentingan wilayah lainnya baru-baru ini melakukan urban farming dengan menanam bibit bawang merah di lahan seluas ratusan meter persegi di Jalan Ir. Juanda, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya.

    Baca juga:  Pasar Murah Surabaya Hadir di 244 Lokasi

    Selain dilaksanakan untuk membantu pemerintah menjaga ketahanan pangan, kegiatan ini juga untuk mengatasi perubahan iklim.

    Komandan Kodim 0508/Depok, Kolonel Infanteri Iman Widhiarto, menjelaskan bahwa mereka menanam bibit bawang merah di lahan seluas ratusan meter persegi. Bibit tersebut didatangkan langsung dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

    “Saat ini, fluktuasi harga yang sering diamati adalah pada cabai dan bawang. Menanam padi di perkotaan seperti Depok tidak efektif dan efisien karena memerlukan lahan luas dan biaya tinggi dengan hasil yang tidak maksimal,” ujar Kolonel Iman, Senin (10/06/24).

    Baca juga:  Ini 7 RS Andalan Pemkot Depok untuk Menangani Kedaruratan Stroke

    Kolonel Iman menambahkan bahwa bibit bawang merah ini diperkirakan akan siap panen dalam dua bulan ke depan. Ia berharap bibit tersebut tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang bermanfaat.

    “Ini merupakan kali pertama kami menanam bawang merah. Semoga hasilnya nanti memuaskan dan bermanfaat,” ungkapnya.

    Acara penanaman ini turut dihadiri oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Agus Harimurti Yudhoyono, Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Arya Perdana, dan beberapa kepala perangkat daerah lainnya. (ed)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Hemat Menyala Mitra Merana”  Isi Pesan Karangan Bunga yang Dikirim ke Kantor Gojek

    Surabaya | VoA - Para mitra pengemudi Gocar mengirimkan karangan bunga kepada Gojek sebagai aksi damai menolak insentif dengan skema Hemat. Informasi yang telah dihimpun voa.co.id...

    Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

    Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Tahanan Kasus Tipu Gelap Polsek Dukuh Pakis Kabur, Empat Polisi Diperiksa Propam Polrestabes Surabaya

    Surabaya | VoA - Saat kepolisian sibuk mengamankan arus mudik dan arus balik lebaran 2024, seorang tahanan Polsek Dukuh Pakis kabur pada Jumat (12/04/2024)...

    Gerak Cepat, Polsek Cimanggis Buru Pelaku “Penggelapan Sepeda Motor” Dengan Modus Terima Gadai di Media Sosial

    Depok | VoA - Ramai status motor digelapkan di Media Sosial Group Facebook "Info Gade motor / mobil Depok, Sawangan dan sekitarnya" korbannya capai...

    Fenomena Sosial Warung Madura Cukup Menarik Dikaji, Polemik Ini Direspon Senator Jatim dan Dinkopdag kota Surabaya

    Surabaya | VoA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) menyatakan tidak pernah melarang warung-warung Madura beroperasi 24 jam. Alasannya karena toko kelontong Madura...
    Berita terbaru
    Berita Terkait