23.4 C
Indonesia
Jum, 1 Maret 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

23.4 C
Indonesia
Jumat, 1 Maret 2024 | 1:02:18 WIB

    Soal Banjir dan Tembok Roboh, Warga Blok BG Claster Bukit Sakura Desak Pengembang Berikan Solusi

    spot_img

    Jonggol | VoA – Banjir melanda perumahan Citra Indah City Jonggol, tepatnya di Claster Bukit Sakura Blok BG akibat hujan deras pada Minggu, 07 Januari 2024, menimbulkan keprihatinan serius bagi para warga. Bahkan, tembok pembatas perumahan tersebut juga roboh dan semakin menambah permasalahan yang ada di karenakan kecemasan warga adanya warga luar masuk ke dalam lokasi Bukit Sakura tersebut tanpa diketahui oleh petugas keamanan.

    Ketua RT 6 RW 13 Kelurahan Singajaya, Johse, dengan keprihatinan yang mendalam, mengungkapkan perlunya perbaikan seger  saluran air dan tebing yang roboh. Menurutnya, tindakan ini menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah kerugian yang lebih besar di masa mendatang.

    Baca juga:  Caleg Gagal, RSUD KiSA Depok Siagakan Dokter Jiwa

    “Setiap hujan deras, daerah perumahan kami pasti banjir, terutama semenjak adanya pembangunan di depan perumahan. Airnya mengalir ke kita dan mengakibatkan beberapa rumah kebanjiran, seperti di blok BG 5 dan 10,” ujar Jhose, Senin (08/01/2023)

    “Dan juga segera memperbaiki tembok batas area yang roboh, waspada jangan sampai warga luar masuk ke dalam lokasi Bukit Sakura tanpa diketahui securiti,” lanjutnya.

    Baca juga:  Lurah Cilangkap Apresiasi PJL oleh Pokmas Bangun Jaya Generasi 13

    lebih jauh di ungkapkannya, sebagai pengurus pihaknya telah melakukan upaya semaksimal mungkin dalam menangulangi kejadian tersebut. termasuk evakuasi warga yang terkena dampak banjir.

    “Kami menyimpan dokumen-dokumen terkait banjir sebagai bukti nyata, jika nanti pihak pengembang ingin melihatnya, “ucap Jhose.

     

     

    Menurut Jhose, pihak pengembang perlu memberikan perhatian khusus terhadap sistem drainase di area perumahan. Respons cepat diperlukan, terutama ketika terjadi kejadian darurat. “Waktu ada kejadian, pasukan kita langsung sweeping area dan resapan. Pembangunan di depan menyebabkan air mengalir ke kita, mengakibatkan beberapa rumah kemasukan air di blok 10,” jelasnya.

    Baca juga:  Fungsi Pengawasan Pemkot Jadi Sorotan di Reses Dewan

    Pentingnya koordinasi dan komunikasi antara pihak pengembang dan warga pun disoroti oleh Jhose. Pengembang diharapkan dapat mengatasi permasalahan ini secara menyeluruh dengan memperhatikan area drainase dan menerapkan solusi yang efektif dan cepat.

    “Harapannya permasalahan ini cepat di selesaikan, agar kami merasakan kenyamanan. dan kami berharap pihak pengembang lebih memperhatikan lagi terutama untuk cluster-cluster yang lama. Karena jikalau ada kejadian kami binggung harus kordinasi  kemana, ” pungkasnya. (Yn)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    eSIM XL Tidak Ada Layanan, Solusi Mengatasinya

    Di era digital ini, kemajuan teknologi semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Salah satu perkembangan terbaru adalah penggunaan eSIM, yang...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Menduga Kecurangan Rekapitulasi” Ning Lia Minta KPU Hapus Suara Siluman DPD RI di Sirekap Jatim

    Surabaya | VoA - Dugaan kecurangan sistemik dari Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) KPU sebabkan jumlah pemilih di satu TPS tertulis lebih dari ratusan pemilih....

    Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Depok | VoA - Setelah mendapatkan perawatan di rumah, kondisi Solihin korban penganiayaan pengusaha konveksi (Joni) semakin memburuk. "Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah...

    Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

    Jakarta | VoA - Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI,...
    Berita terbaru
    Berita Terkait