26.4 C
Indonesia
Jum, 19 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Jumat, 19 April 2024 | 9:39:57 WIB

    Mengarungi Banjir, Kisah Heroik Ibu Hamil dalam Perjuangan Menuju Rumah Sakit

    spot_img

    NTT | VoA – Sebuah kisah heroik terjadi di Desa Oelatimo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang menggugah hati banyak orang. Seorang ibu hamil, Aplonia Mona, yang dirujuk dari Puskesmas Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, untuk mendapatkan bantuan persalinan di Rumah Sakit Dedari Kupang, harus menghadapi rintangan besar yakni, menerobos banjir yang sedang melanda daerah tersebut, Rabu (13/03/2024)

    Baca juga:  Penduduk BTN Bonggoeya Graha Asri Minta Pemerintah Kendari Membuat Saluran Pembuangan Air yang Memadahi

    Pada pukul 12.03 Wita, bersamaan dengan pasangnya air sungai akibat hujan deras, Aplonia Mona bersama sejumlah petugas dan warga setempat harus menemukan cara untuk menyeberangi Sungai Batu Merah yang sudah meluap akibat banjir. Meskipun jembatan putus beberapa waktu sebelumnya karena dampak banjir, semangat untuk menyelamatkan nyawa tetap membara di hati mereka.

    Baca juga:  Kolaborasi DPC GWI Pemalang dan Pemerintah Kecamatan Belik untuk Kemajuan Wilayah

    Kapala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang, Semmy Tinenty, menjelaskan bahwa evakuasi ini merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak Aplonia Mona untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat di Rumah Sakit Dedari, Kota Kupang.

    “Pasien itu mau dirujuk ke rumah sakit Dedari, Kota Kupang untuk bersalin,” ujar Semmy Tinenty.

    Melibatkan koordinasi antara warga, TNI, BPBD, dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), mereka menggunakan perahu karet BPBD Kabupaten Kupang sebagai sarana evakuasi melintasi air banjir.

    Baca juga:  Pertamina Sudah Menambah Pasokan Gas Elpiji Untuk Kabupaten Pemalang

    “Pasien sudah dievakuasi menggunakan perahu karet karena jembatan putus akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu,” jelasnya.

    Dengan penuh kelegaan, Aplonia Mona akhirnya tiba di Rumah Sakit Dedari Kupang, tempat ia akan mendapatkan bantuan medis yang sangat dibutuhkan. (Yurry)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

    Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

    Babak Baru Kriminalisasi Pejuang Buruh Perempuan Jawa Timur

    Surabaya | VoA - Dwi merupakan buruh perempuan yang bekerja di PT. Mentari Nawa Satria atau dikenal Kowloon Palace Surabaya pada bagian staff accounting dengan...

    Kiprah Khofifah di Dunia Politik dari Gus Dur Hingga Jokowi Berikut Keponakannya, Lia Istifhama

    Surabaya | VoA- Jika Anda seorang yang menyukai sejarah, maka wanita ini menjadi salah satu yang patut anda selisik lagi kehebatannya dalam sejarah politik...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...
    Berita terbaru
    Berita Terkait