22.4 C
Indonesia
Ming, 25 Februari 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

22.4 C
Indonesia
Minggu, 25 Februari 2024 | 16:37:28 WIB

    Tumpukan Sampah di Sukmajaya Depok Jadi Keluhan Warga, Begini Penjelasan DLHK

    spot_img

    Depok | VoA – Warga Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, khususnya di wilayah RW 04 RT 02, menghadapi masalah serius akibat penumpukan sampah selama beberapa minggu terakhir. Pengangkutan sampah di wilayah RW tersebut terhenti lebih dari 10 hari, menyebabkan timbulnya bau tak sedap dan lingkungan yang tidak sehat. Warga merasa cemas dengan penjelasan yang diberikan oleh pihak berwenang.

    Salah satu alasan yang disampaikan adalah terkait dengan kapasitas penuh Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) di dekat Pasar Musi, Kelurahan Abadi Jaya. Dwi Handy, salah seorang warga, menyatakan keheranannya, “Mengapa sampah tidak dibuang di TPS yang lebih dekat, seperti di Tempat Pembuangan Sampah Sementara di dekat Pull PPD, yang seharusnya untuk Kelurahan Mekar Jaya? Kapan sampah-sampah ini akan diangkut?” ujarnya, Rabu (10/01/2024).

    Baca juga:  Strategi Jitu Jamsostek dalam Menangkal Kemiskinan Ekstrim di Depok

    Lebih lanjut, Dwi Handy menjelaskan bahwa tidak terangkutnya sampah tersebut berdampak buruk pada lingkungan sekitar. Bau tak sedap dan kehadiran belatung dari sisa-sisa ikan dan sampah organik lainnya menimbulkan ketidaknyamanan serta risiko kesehatan bagi warga.

    “Di depan rumah saya, karena sampah sudah penuh, lalat pun jadi banyak. Sudah lebih dari 10 hari sampah tidak diangkut, dan belatung sudah muncul di tumpukan sampah itu,” tambahnya.

    Baca juga:  Dua Hal Ini Jadi Prioritas Veronica Wiwin Widarini

    Menanggapi keluhan warga, Kepala Bidang Kebersihan dan Kemitraan DLHK Kota Depok, Ardan Kurniawan, menjelaskan bahwa keterlambatan pengangkutan sampah disebabkan oleh kelebihan kapasitas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

    “TPA Cipayung sudah penuh kapasitas dan sedang mengalami penataan, sehingga berdampak pada layanan di TPS-TPS,” ujarnya.

    Selain itu, Ardan menambahkan bahwa setelah pihaknya melakukan pengecekan di lokasi, terungkap bahwa ada petugas gerobak lingkungan yang sedang sakit, sehingga pengangkutan sampah mengalami keterlambatan.

    Kondisi saat ini TPS Pasar Musi

    “Pembuangan sampah ke TPS masih berjalan normal, di TPS Pasar Musi juga tidak ada kendala, namun ada petugas gerobak lingkungan yang sedang sakit sehingga pengangkutan sampah di wilayah tersebut mengalami keterlambatan,” jelas Ardan.

    Baca juga:  Rembug Warga di Kampung Sawah Bojonggede Bersama Wakapolrestro Depok

    ” Dan semua pelayanan pengangkutan dari warga ke TPS di Perumnas dilakukan oleh petugas gerobak lingkungan. Petugas gerobak sampah itu bukan petugas dari DLHK tapi petugas dari lingkungan,” sambungnya.

    Ardan juga mengimbau kepada warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, melakukan pemilahan sampah, dan menghindari penggunaan produk barang sekali pakai. (ed)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    eSIM XL Tidak Ada Layanan, Solusi Mengatasinya

    Di era digital ini, kemajuan teknologi semakin memudahkan kita dalam berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Salah satu perkembangan terbaru adalah penggunaan eSIM, yang...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...

    Update Kondisi Solihin Korban Penganiayaan Joni Pengusaha Konveksi di Depok Memperihatinkan

    Depok | VoA - Setelah mendapatkan perawatan di rumah, kondisi Solihin korban penganiayaan pengusaha konveksi (Joni) semakin memburuk. "Pelaku memukuli korban secara terus-menerus ke arah...

    Menduga Kecurangan Rekapitulasi” Ning Lia Minta KPU Hapus Suara Siluman DPD RI di Sirekap Jatim

    Surabaya | VoA - Dugaan kecurangan sistemik dari Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi) KPU sebabkan jumlah pemilih di satu TPS tertulis lebih dari ratusan pemilih....

    Ketum FGSNI dan Aksi Demo Memperjuangkan Anggaran Inpassing Tahun 2023

    Jakarta | VoA - Pada tanggal 13 Februari 2023, suasana gedung FGSNI dipenuhi semangat perjuangan. Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, bersama Kasubdit GTK RI,...

    Dampak Kekecewaan Konsumen Terhadap Pembangunan Perumahan PT Rumahku Surgaku Berbuntut Gugatan ke Pengadilan

    Tangerang | VoA - Pembangunan perumahan yang dipasarkan oleh PT Rumahku Surgaku melalui PT Fidemarko Maruchi Perkasa menimbulkan gelombang kekecewaan di kalangan konsumen. Ketidakpuasan...
    Berita terbaru
    Berita Terkait