26.4 C
Indonesia
Jum, 19 April 2024
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

26.4 C
Indonesia
Jumat, 19 April 2024 | 9:37:31 WIB

    Imbas Suara Ganjar-Mahfud “Caleg PDIP Cemas” Terancam Tak Dilantik Megawati

    spot_img

    Surabaya | VoA – Meskipun menang, para caleg PDIP terancam tidak dilantik Megawati Soekarnoputri sebagai anggota DPR RI terpilih pada periode 2024-2029, buntut perolehan suara Ganjar Mahfud yang jeblok.

    Intruksi Megawati tersebut bikin para caleg PDIP kini merasa cemas meski unggul perolehan suara di Pemilihan Legislatif (Pileg).

    Para caleg PDIP mendapatkan ultimatum dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Para caleg PDIP yang lolos berdasarkan perolehan suara tidak serta merta melenggang ke parlemen jika tak memenuhi syarat.

    Baca juga:  Bawaslu Wonosobo Pastikan Suasana Ketenangan Sebelum Pemungutan Suara

    Para caleg harus memastikan suara Ganjar-Mahfud di daerah pemilihannya sama atau lebih di daerah pemilihannya. Itu sebagai syarat yang dimaksud

    Megawati masih mikir-mikir untuk melantik caleg yang lolos sebagai anggota DPR jika perolehan suara tak setara.

    Aturan ini tercantum dalam instruksi PDI Perjuangan dan ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri serta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

    Dua poin wajib yang harus dipenuhi dalam surat tersebut yang menyampaikan”
    Pertama, para caleg wajib memenangkan PDIP dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di setiap TPS, hingga berjenjang ke atas di setiap RT, RW, Dusun, Desa, Kecamatan, Kabupaten/Kota dan Provinsi harus linear antara suara caleg, suara partai dengan suara GP-MMD.

    Baca juga:  Membimbing Anak Usia 0-7 Tahun dengan Ketertarikan dan Peran Fasilitator

    Kedua, perolehan suara caleg di setiap dapil minimal harus linear, sama dengan perolehan suara pasangan Ganjar-Mahfud atau bahkan harus lebih besar dari suara caleg untuk mencapai target pemenangan Pilpres 2024.

    Dimana atas dasar tersebut, bagi caleg yang perolehan suaranya tidak linear dengan perolehan suara Capres dan Cawapres nomor urut 3, maka DPP Partai akan mempertimbangkan caleg tersebut tidak akan dilantik sebagai anggota dewan terpilih Pemilu 2024.

    Baca juga:  Jokowi Adalah Satu Nama Dalam Tiga Pusaran Keputusan Besar

    Tentu hal ini menjadi pertanyaan yang harus dijawab oleh semua kader. Kenapa sekarang suara Pileg lebih tinggi daripada suara Pilpres.(okik)

    spot_img

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Berita Terpopuler

    Pengamat Sepak Bola ASEAN Sebut Kritik Towel Salah Alamat

    Surabaya | VoA - Pengamat sepak bola Asean Saleh Ismail Mukadar ikut meramaikan laga Timnas Indonesia. Ia mengatakan sebenarnya yang melakukan kritik terhadap Timnas...

    Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog serta KPJ dan Warga RW 02 Kompak Bagi Takjil On the Road

    Surabaya | VoA - Moment Ramadan tahunan ini selalu dimanfaatkan Kelompok Pemusik Jalanan (KPJ) kota Surabaya untuk berbagi takjil dan buka bersama baik On the...

    Babak Baru Kriminalisasi Pejuang Buruh Perempuan Jawa Timur

    Surabaya | VoA - Dwi merupakan buruh perempuan yang bekerja di PT. Mentari Nawa Satria atau dikenal Kowloon Palace Surabaya pada bagian staff accounting dengan...

    Kiprah Khofifah di Dunia Politik dari Gus Dur Hingga Jokowi Berikut Keponakannya, Lia Istifhama

    Surabaya | VoA- Jika Anda seorang yang menyukai sejarah, maka wanita ini menjadi salah satu yang patut anda selisik lagi kehebatannya dalam sejarah politik...

    Ketua DPC PDI-Perjuangan Mubar Siap Maju di Pilkada Mubar

    MUBAR| VoA - Meski Pleno KPU Kabupaten Muna Barat belum selesai dilaksanakan tapi sudah bisa dipastikan pada pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

    Korban Penganiayaan di Depok, Gegara Menegur Buang Sampah di Bantaran Kali “Lapor Polisi”

    Depok | VoA - Pengusaha konveksi berinisial JN dilaporkan ke Polisi oleh Solihin (60) terkait penganiayaan yang dilakukan oleh JN, gegara JN tidak terima...
    Berita terbaru
    Berita Terkait